Rakyat Sultra Online

Muna Raya

Pemda Diminta Perbaiki Akses Jalan Desa Tanjung

Panorama laut Desa Tanjung, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna.

RAHA – Warga Desa Tanjung, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna meminta Pemkab Muna memperbaiki akses jalan menuju desa itu yang kini rusak parah. Seperti dilaporkan Kepala Desa Tanjung, Sarifuddin kepada Rakyat Sultra, Kamis (11/1), bahwa akses jalan di desa berpenduduk 50 kepala keluarga itu, kini tidak bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat.

“Kondisinya rusak parah, terutama pada dua pendakian sebelum mencapai desa kami. Tidak bisa dilewati kendaraan. Warga yang ke desa ini lebih bagus lewat laut di Buton Tengah, baru masuk Desa Tanjung,” kata Sarifuddin via telepon genggam.

Dia menjelaskan, kasus pindah domisili ratusan warga Desa Tanjung ke Buton Tengah yang mencuat ke publik pada 2009 lalu, juga karena persoalan yang sama. Akses jalan yang rusak parah menjadi alasan utama. Warga yang pindah kata kades, lebih dekat ke Buton Tengah, karena aksesnya bagus dibanding ke Muna.

Pemkab Muna era dr LM Baharuddin katanya sudah membangun jalan, tetapi baru sebatas pengerasan. Keluhan tentang jalan rusak ini kepada anggota DPRD Muna sudah tak terhitung jumlahnya. Bahkan hanya segelintir anggota dewan yang datang menyambangi warga Desa Tanjung. “Sepengetahuan saya, hanya Mukmin Naini dan Gamuna yang sering ke sini. Yang lain tidak ada yang muncul. Kedua legislator ini menjadi tempat curhat para warga,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Tongkuno, Asar, SP.d, MPd membenarkan keluhan sang kepala desa. Camat menawarkan satu solusi kepada Pemkab Muna bahwa, akses jalan yang menuju Buton Tengah sejauh empat kilometer harus dibuka. “Warga yang dulu pindah di Buton Tengah sebetulnya masih sering datang melihat rumah dan lahan yang dimiliki. Untuk memancing mereka kembali ke Muna, Pemda harus membuka akses jalan dari Buteng itu. Mungkin saja dengan cara itu, mereka bisa kembali ke Muna,” usul Asar.

Pendamping Profesional Desa Kecamatan Tongkuno, Nur Arduk juga punya pandangan yang sama. Pemkab Muna harus membuka jalan menuju Buton Tengah, atau memperbaiki akses jalan menuju Desa Tanjung. Tujuannya, demi mengakomodasi keinginan warga di Desa Tanjung. “Dana Desa ada, tetapi tidak bisa digunakan untuk membangun jalan Pemda, kecuali jalan usaha tani,” kata Nur Arduk. (aji)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top