Kolaka Raya

Miras Hasil Sitaan Polisi Dimusnakan

Sejumlah Botol Miras berbagai merek saat dimusnakan pihak Polres dan Pemerintah daerah Bombana.

RUMBIA – Polisi resort (Polres) Bombana melakukan pemusnahan minuman keras (Miras) hasil sitaan sejak Desember 2017 kemarin.

Adapun jumlah Miras yang berhasil dimusnakan menggunkan alat berat jenis Wales yakni 1400 Miras tradisional jenis arak dan 840 botol Miras berbagai merek.

Kapolres Bombana, AKBP Andi Adnan Syafruddin SH SIK MM mengatakan, Miras berbagai jenis ini merupakan hasil sitaan yang dilakukan jajaran Polres dan Polsek dalam operasi cipta kondisi pada tahun kemarin.
“Untuk jenis minuman tradisional banyak kami temukan di rumah-rumah warga, sementara untuk Miras dalam kemasan botol itu ditemukan di toko-toko yang berada diberbagai kecamatan di Bombana diantaranya Kecamatan Rarowatu, Poleang, Kabaena dan lainnya,”ujarnya.

Lanjut Andi Adnan, belum ada yang menjadi tersangka atau ditahan dalam temuan Miras ini, hanya saja polisi menberikan teguran dan peringatan.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa selain mengamankan Miras milik pedagang, karena tidak ada regulasi atau Perda yang mengatur tentang Miras,” ujar polisi berpangkat dua bunga emas di pundak ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Bombana, Andi Firman mengatakan, terkait Perda miras di Bombana, saat ini sudah dimasukkan dalam program Legislasi daerah (Prolegda). Dimana, perdanya ini akan disusun secara terencana, terpadu dan sistematis berdasarkan metode dan parameter sesuai aturan yang belaku.

” Mengenai Perda miras kita rencanakan Tahun 2018 ini bisa dikeluarkan. Itu juga tergantung dari respon masyarakat, karena sampai saat ini izin miras ini masih berstatus pro dan kontra di kalangan masyarakat, ” kata Andi Firman usai pemusnahan miras di Mapolres Bombana, Rabu (10/1) kemarin. (r4/b/efn)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top