Rakyat Sultra Online

Headline

Koltim Target Produksi Jagung Tujuh Ton

Kadis pertanian Koltim, Lasky Paemba saat pertemuan denga para camat dan kelompok tani di aula kantor Bupati, Kamis (11/1).

TIRAWUTA – Usai kunjungan menteri pertanian (Mentan) RI Amran Sulaiman beberapa waktu lalu di Kolaka Timur (Koltim) Pemerintah kabupaten pun mulai bekerja ekstra untuk meningkatkan komoditi tanaman jagung di Koltim.

Meski tahun lalu dinilai sukses dalam produksi tanaman jagung, hal tersebut tak lantas Pemkab bersama para petani puas dengan perolehan itu, yang memperoleh swasembada jagung.

Kepala dinas Pertanian Koltim, Lasky Paemba mengatakan pihaknya bakal mengupayakan tahun ini produksi jagung di Koltim mencapai 6 hingga 7 ton, sesuai dengan target yang dicetuskan oleh Mentan seluas 16 ribu hektar. “Kita sudah diberi bibit seluas 16 ribu hektar, target kita tahun 6 sampai 7 ton produksi jagung,” terang Lasky, Kamis (11/1).

Selain itu, menurut Lasky sesuai dengan potensi lahan yang dimiliki seluas 20 ribu hektar dirinya optimis target tersebut bakal terpenuhi. “20 ribu itu diluar dari lahan sawah yang eksis. Kita harapkan dengan kedatangan Mentan lalu bisa meningkatkan daya minat petani untuk menanam jagung, karena yang menjadi kendala utama petani soal harga jagung masih rendah,” ucapnya.

Dalam pertemuan bersama para camat se-Koltim Kamis (11/1) di Kantor bupati yang dipimpin oleh Wakil Bupati Koltim, Andi Merya Nur, mulai melakukan ploting wilayah mana saja yang bakal menjadi konsentrasi produksi tanaman fenomenal Sultra ini.

“Lokasinya terbagi 12 kecamatan. Lambandia paling luas 2825 h, Aere seluas 1125 h, Polipolia 1625 h, Ladongi 1625 h, Uluiwoi 1665 h, sementara Uesi, Lalolae dan Loe seluas 1125 h, Dangia 1425 h dan yang paling kecil Mowewe 825 h serta kecamatan Tinondo hanya berkisar 925 hektar,” katanya.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut disepakati calon petani calon lahan (CPCL) diharuskan bisa melengkapi titik koordinat lahan. “Sesuai dengan instruksi Mentan dalam kunjungannya beberapa waktu lalu titik koordinat lahan harus kita adakan,”.(*/b)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top