Rakyat Sultra Online

Probiz

Jasa Raharja Salurkan Rp17,4 M Selama 2017

Jhon Veredy Panjaitan

KENDARI – PT Jasa Raharja Perwakilan Sulawesi Tenggara mencatat telah menyalurkan santunan klaim asuransi kepada masyarakat yang mengalami korban kecelakaan sepanjang 2017 sebanyak Rp17,4 miliar. Dibanding 2016, jumlah ini banyak mengalami peningkatan, karena hanya menyalurkan sekitar Rp 10 miliar.

“Jika dipersentasekan, jumlah pembayaran santunan Jasa Raharja selama 2017 meningkat sebanyak 44,23 persen,” ungkap Kepala Cabang PT Jasa Raharja Perwakilan Sulawesi Tenggara, Jhon Veredy Panjaitan di kantornya, Rabu (10/1).

Dia mengatakan, kenaikan yang cukup signifikan ini karena jumlah korban yang semakin meningkat dan kenaikan santunan berdasarkan peraturan Kementrian Keuangan No 15 dan 16 tertanggal 13 Februari 2017 tentang kenaikan santunan.

“Berdasarkan aturan Kementrian Keuangan itu, jumlah santunan yang dibayarkan kepada korban kecelakaan naik 100 persen dari jumlah semula. Klaim korban meninggal dunia semula Rp25 juta menjadi Rp50 juta, korban luka-luka dari Rp10 juta menjadi Rp20 juta, cacat tetap dari Rp25 juta menjadi Rp50 juta, dan biaya penguburan dari Rp2 juta menjadi Rp4 juta,” paparnya.

Selain penambahan jumlah santunan tersebut, Jasa Raharja juga memberikan tambahan fasilitas ambulans dan P3K untuk mempermudah dan memperlancar evakuasi korban kecelakaan yang dialami masyarakat.

“Jadi, dengan adanya peraturan Kementrian Keuangan yang baru pada tanggal 13 Februari tersebut kepada masyarakat korban kecelakaan sudah diberikan bantuan fasilitas ambulanc dari TKP sampai rumah sakit, dimana korban dirawat semaksimal mungkin,” ucapnya.

Dia menuturkan, selama 2017 santunan meninggal dunia yang dibayarkan oleh Jasa Raharja sebesar Rp10,3 miliar, luka-luka Rp6.7 miliar, cacat tetap sebesar Rp 102,6 miliar, penguburan sebesar Rp18 juta, dan P3K sebesar Rp 261 juta, sehingga total keseluruhan yang dibayarkan oleh Jasa Raharja selama tahun 2017 se-Sultra Rp 17,4 miliar.

“Secara kuantitatif korban-korban kecelakaan yang kita bayarkan itu yang paling banyak adanya di kota Kendari, Kolaka dan kota Bau Bau yang lainya mengikut, dan kebanyakan korban kecelakaan dari remaja yang belum terlalu tau menggunakan kendaraan roda dua,” tutupnya. (p9/b/aji)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top