Rakyat Sultra Online

Muna Raya

IRT Itu Dibunuh karena Masalah Ekonomi

Agung Ramos Paretongan Sinaga

RAHA – Polisi akhirnya bisa mengungkap misteri di balik kematian seorang Asnani (21) Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, yang ditemukan tewas di dalam sumur kering sedalam 24 meter di dekat rumahnya pada Minggu (7/1).

Pelakunya tak lain adalah suaminya sendiri berinisial HZ alias Z (21). Saat mayat korban ditemukan pada Minggu malam (7/1) pelaku memang tidak menampakkan diri di rumahnya. Ternyata ia melarikan diri di dalam hutan di Desa Bakealu, Kecamatan Pasir putih.

Pelarian Z tak berlangsung lama, karena aparat kepolisian yang mencari pelaku berhasil mengendus keberadaannya di dalam hutan Desa Bakealu. Pelaku berhasil ditangkap pada Rabu (10/1) sekitar pukul 13.00 Wita.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga yang dikonfirmasi, Kamis (11/1) membenarkan bahwa suami korban adalah pelaku pembunuhan tersebut. Kapolres mengungkapkan, motif pelaku menghabisi istrinya sensiri lantaran sering terlibat pertengkaran dan terlilit masalah ekonomi. Apalagi saat itu korban dalam kondisi hamil dua bulan, sehingga ketika pelaku mendengar kabar kehamilan korban, pelaku tak terima, karena merasa tak bisa menafkahi keluarganya.

Pelaku kemudian nekat melakukan perencanaan pembunuhan terhadap istrinya, dimana pada Minggu malam (7/1) sekitar pukul 19.30 Wita, ia menyuruh anak dan adiknya untuk tidur lebih awal. Pelaku kemudian pergi ke sumur kering di dekat rumahnya dan membuka penutup sumur yang terbuat dari balok dan papan.

Setelah membuka penutup sumur, pelaku kemudian pergi ke rumah tetangga dan memesan kopi. Setelah minum kopi, pelaku kemudian kembali ke sumur. Saat itulah korban mendekati pelaku dan mengajaknya masuk ke dalam rumah. Namun saat itu keduanya kembali terlibat pertengkaran, dan akhirnya pelaku memeluk korban dan membuangnya ke dalam sumur.

Saat kejadian, adik korban berinisial W yang belum sempat terlelap, mendengar suara teriakan korban di sekitar sumur, namun ketika W menengok ke luar rumah, ia tak menemukan siapapun, karena usai melakukan aksinya, pelaku langsung kabur dalam kegelapan malam, sementara korban dalam kondisi tak bernyawa lagi di dalam sumur.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 40 subsisder pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup. (sra/aji)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top