Dua SMPN Satap Beralih Status – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Muna Raya

Dua SMPN Satap Beralih Status

La Umbas

LAWORO – Dua Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Atap (Satap) di Kabupaten Muna Barat (Mubar) beralih status menjadi SMPN reguler. Kedua SMPN satu atap tersebut yaitu SMPN Satap 2 Sawerigadi berubah menjadi SMPN 2 Barangka, dan SMPN 5 Tiworo Utara yang berada di pulau Balu berubah menjadi SMPN 2 Tiworo Utara.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muna Barat, La Umbas mengatakan perubahan status kedua sekolah tersebut berdasarkan progres kemajuan jumlah siswa. Dimana untuk SMPN 2 Barangka jumlah siswanya sudah mencapai 128 siswa dan SMPN 2 Tiworo Utara sebanyak 115 siswa.

“Untuk sekolah satap kan jumlah siswanya diskala 60 siswa, dan seiring dengan perkembangan siswa kedua sekolah satap ini memiliki jumlah siswa yang melebih dari standar maksimal untuk sekolah satap sehingga statusnya berubah menjadi sekolah reguler yang kita ajukan ke pusat berdasarkan SK Bupati Muna Barat,” jelasnya Umbas.

Dia menyebutkan perubahan nomenklatur ini merupakan upaya Pemkab Mubar untuk meningkatkan kualitas dan aksesbilitas satuan pendidikan, sehingga program wajib belajar 9 tahun yang bermutu bisa tercapai.

“Saat masih menjadi SMP satu atap, sekolah itu regulasinya masih terkait dengan SD yang membidanginya. Namun setelah perubahan status ini kini dia terpisah, “ujarnya.

Pendirian sekolah satu atap, lanjut Umbas, awalnya bertujuan untuk mendekatkan siswa SD agar dapat melanjutkan ke jenjang SMP. Pendirian sekolah itu merupakan upaya memangkas keterbatasan siswa yang terkendala faktor geografis dan faktor ekonomi. Dan untuk saat SMPN satu atap di Muna Barat masih ada 18 sekolah dan paling banyak berada dipulau-pulau.

“Pendirian sekolah satap ini tidak didirikan begitu saja, tetapi berdasarkan kajian wilayah dan lokasi sekolah. Karena untuk di Muna Barat, sekolah satap paling banyak ada di pulau karena diharapkan siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Dasar (SD) bisa melanjutkan pendidikan ditingak SMP,” harapnya. (p1/b/aji)

 

Click to comment
To Top