Buton Raya

Dua Kasus Korupsi Segera Naik Kepenyidikan

AKP Sugiri Sik

PASARWAJO,- Sudah seminggu AKP Sugiri menggawangi Satuan Reskrim Polres Buton. Pernah menjabat mantan Kapolsek dan Kanit Reskrim di wilayah hukum Polda Sumatera Utara, menjadi modal besar buat dirinya untuk menyesuaikan diri bekerja di wilayah hukum Polres Buton dibawah komando AKBP Andi Herman sebagai Kapolres.

Terhitung, ada 61 tunggakan kasus yang belum selesai dari 121 kasus yang ditangani Reskrim Polres Buton di 2017. Mulai dari kasus pencurian hinga satu kasus dugaan korupsi.

“Di 2017 lalu, masih tersisa satu kasus yang belum ditingkatkan ke penyidikan. Dan diawal tahun 2018 ini ada lagi satu kasus yang baru masuk dilaporkan. Jadi saat ini terhitung sudah dua kasus dugaan korupsi ,” jelas lulusan Perguruan tinggi ilmu Kepolisian (PTIK) 2017 ini, ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/1).

Dua kasus dugaan korupsi ini, kata dia, menjadi target buat Reskrim Polres Buton untuk dituntaskan di 2018 ini. Kini, sambung dia, kedua kasus tersebut sementara dalam proses penyelidikan dan tidak lama lagi ditingkatkan ketahap penyidikan. “Target tahun ini ada dua kasus korupsi yang akan kita naikkan kepenyidikan. Sesuai anggaran target hanya satu, tapi kalau ada laporan lagi dan memenuhi bukti untuk ditingkatkan ke penyidikan tetap kita tindak lanjuti,” katanya.

Meski demikian, pengganti Iptu Hasanuddin ini belum bisa membeberkan secara rinci dua kasus dugaan korupsi tersebut. “Kalau untuk kasus korupsi dibidang mana, kita belum bisa rilis, mari kita bersabar saja dulu. Mudah-mudahan secepatnya ditingkatkan ke penyidikan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan kasus-kasus lain seperti pencurian yang tersisa tahun 2017 lalu, tetap menjadi perhatian penuh Reskrim Polres Buton untuk segera dituntaskan agar tidak terjadi penumpukan berkas kasus dengan kasus yang baru dilaporkan pada awal tahun 2018 ini.

Untuk diketahui, dimasa Kasat Reskrim Polres Buton masih dijabat oleh Iptu Hasanuddin, selama tahun 2017 berhasil menyelesaikan kasus mencapai 70% dari 121 kasus. Diantaranya enam kasus korupsi yang telah di p21 atau ditahap dua ke Kejaksaan. Termasuk kasus korupsi yang melibatkan mantan kepala dinas sosial dan Transmigrasi, La Renda. (*/b)

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top