Rakyat Sultra Online

Buton Raya

Bupati Janji Tindak Lanjuti Desakan ORI Sultra

WAKATOBI – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mebdesak Bupati Wakatobi, Arhawi segera menonaktifkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Wakatobi, Laode Hajifu dari jabatannya secara tidak terhormat.
Pernyataan tersebut disampaikan Pelakasana tugas (Plt) ORI perwakilan Sultra, Ahmad Rustan seperti dikutip dari salah satu media online di Sultra. ORI telah merekomendasikan Laode Hajifu ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diberhentikan.

“Ombudsman sudah merampungkan hasil pemeriksaan dan sudah menyampaikan ke BKN untuk yang bersangkutan diberhentikan dengan tidak hormat sebagai ASN,” ujar Ahmad Rustan, Rabu (3/1) di Kendari.

Sebab, Laode Hajifu terbukti melakukan tindak kejahatan jabatan korupsi oengadaan kapal lingkar dan telah menjalani hukuman penjara sesuai keputusan pengadilan.

“Ombudsman tidak gegabah dalam mengambil keputusan rekomendasi, disini kami melibatkan tiga saksi ahli yaitu ahli administrasi negara, ahli pidana dan ahli tindak pidana korupsi. Hasilnya semuanya mengatakan bahwa itu kejahatan jabatan sehingga dia (Laode Hajifu, red) wajid diberhentikan dengan tidak hormat sebab sudah tidak memenuhi syarat sebagai ASN,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Wakatobi Arhawi berjanji akan mengusut tuntas hal ini.

“Saya belum dapat suratnya, kalau ada suratnya saya akan tindak lanjuti ya,” singkat Arhawi, Senin kemarin.(p14/b/hum)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Jalan Sehat 2018
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.
rakyatsultra apk

©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top