Asrun-Hugua Incar Demokrat – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Headline

Asrun-Hugua Incar Demokrat

Abdurrahman Shaleh

KENDARI – Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Asrun-Hugua terus memburu dukungan partai politik. Kali ini, mereka mengincar dukungan Partai Demokrat. Kendati Demokrat sudah beralih mendukung pasangan Rusda Mahmud-LM Sjafei Kahar, namun Asrun-Hugua terus berupaya mendapat dukungan partai itu.

Ketua Tim Pemenangan Asrun-Hugua,Abdurrahman Shaleh mengatakan, alasan mereka ingin menggaet dukungan Demokrat karena Asrun-Hugua ingin duduk bersama dengan partai politik dan membicarakan Sultra ke depan. “Partai politik kan punya program dan strategi. Dan boleh jadi, partai A kuat di daerah A tetapi mereka lemah di daerah lain. Makanya (kami ingin menggaet partai politik lain) supaya bisa saling mengisi,” jelasnya saat ditemui di Kendari, Jumat (8/12).

Ketua DPRD Sultra ini mengatakan, partai politik yang ada di Sultra punya kontribusi besar atas kemajuan daerah di Sultra. “Atas dasar itulah, kami ingin menggandeng partai politik sebanyak-banyaknya,” akunya.

Menurutnya, untuk membangun Sultra ke depan tidak bisa hanya dengan satu partai politik atau satu golongan. “Kita ingin membangun Sultra dengan beberapa golongan. Karena ini adalah keputusan partai maka kita seluas- luasnya ingin menggandeng partai politik,” bebernya.

Sejauh ini, pihaknya belum bisa mengkonkritkan pertemuan koalisi secara utuh dengan partai politik. Pasalnya, mereka masih menunggu dukungan beberapa partai politik untuk bisa sama sama dalam perjuangan.

Hingga kini, sudah lima partai politik yang memberikan rekomendasi secara resmi kepada Asrun-Hugua. Kelima partai politik itu adalah PAN, PKS, PDIP, PPP, dan Hanura. Dua partai seperti Gerindra dan PKB yang selama ini disebut-disebut mendukung Asrun-Hugua, belum mengeluarkan rekomendasi.

Abdurrahman Shaleh menjelaskan, pihaknya masih menunggu dukungan satu atau dua partai politik. “Mungkin satu atau dua hari ini, partai tersebut akan memberikan pernyataan,” katanya tanpa mau menyebutkan partai yang dimaksud. (*/a)

 

Click to comment
To Top