Nelayan Bongkar Tiang Penyangga Jembatan Baypas – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Konawe Raya

Nelayan Bongkar Tiang Penyangga Jembatan Baypas

Puluhan Nelayan saat membongkar tiang penyangga Jembatan Baypass Langara, Rabu (6/12)

LANGARA – Amarah nelayan yang mengaku warga Lapulu Desa Langara Iwawo, Kecamatan Wawonii Barat tidak bisa terbendung lagi. Jembatan yang menghubungkan Jalan Baypas Langara Tumbu-Tumbu, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), dianggap telah merugikan nelayan yang bermukim di tepi pusat ibu Kota Kabupaten itu.

Niat baik mereka agar jembatan tersebut segera dibenahi ulang seakan tidak diindahkan dinas terkait. Padahal mereka sudah menyampaikan keluhan tersebut sejak Awal Agustus lalu.

Akhirnya Selasa (6/12), warga Lapulu Desa Langara Iwawo, turun langsung membongkar paksa tiang penyangga jembatan Baypas Langara dengan membawa beberapa alat diantaranya, kampak, parang dan linggis.

Salah seorang nelayan, Edi menuturkan, akibat tiang penyangga jembatan tersebut banyak nelayan di kawasan penduduk Lapulu yang mengalami kerugian saat melaut, karena tiang jembatan itu dianggap menghalangi jalanya perahu nelayan saat melaut.

“Sudah banyakmi kerugianya kita akibat itu jembatan. Setiap kita lewat pasti disitu patah kita punya baling-baling, baru dia rusak juga dengan has mesin karena jalan masuk katinting sempit,” keluh Edi saat ditemui di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Konkep.

Tak hanya itu lanjutnya, tidak sedikit nelayan yang menabrak tiang penyangga jembatan Baypass Langara saat air laut sedang pasang.

“Kita punya perahu, (bodi batang) banyak yang pecah akibat tabrak tiang jembatan. Kalau baling-baling tidak bisami dihitung berapa yang patah,” beber salah seorang nelayan lainnya yang enggan menyebutkan namanya.

Kata dia hasil tangkapan selama melaut hanya untuk membeli baling-baling dan mendempul bodi perahu saja. “Sedikitmi yang kami sisipkan untuk makan, semua hasil melaut cuma perbaiki kapal saja,” keluhnya kembali.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) DKP Konkep Darwis, tidak bisa berbuat banyak saat nelayan Lapulu mendatangi kantornya. Ia berdalih, jembatan itu milik Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Saya hanya bisa komunikasikan saja kepada dinas terkait, adami juga pengawas lapanganya pembangunan Baypas Langara untuk bongkar itu jembatan,” singkatnya.(*/a)

Click to comment
To Top