Belanja Daerah Bombana 2018 Capai Rp. 843 Miliar – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Kolaka Raya

Belanja Daerah Bombana 2018 Capai Rp. 843 Miliar

Wakil Bupati Bombana, Johan Salim menyerahkan dokumen rancangan belanja daerah tahun 2018 kepada Ketua DPRD Bombana, Andi Firman.

RUMBIA – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mulai membahas rancangan kebijakan umum serta prioritas dan plafon anggaran sementara APBD tahun 2018, melalui rapat paripurna yang digelar pada Selasa (5/12) di Kantor DPRD Bombana.
Dalam rancangan KUA dan PPAS tahun anggaran 2018 Pemda Bombana menggelontorkan anggaran sebesar Rp 843 miliar lebih untuk anggaran belanja daerah tahun 2018. Anggaran tersebut bersumber dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain.
Dalam pidato pengantar Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, Johan Salim mengatakan, pendapatan asli daerah menyumbang kontribusi sebesar Rp 56.172.170.036 yang terdiri dari pendapatan pajak, hasil retribusi, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.
“Sementara dana perimbangan memberikan kontribusi sebesar 67,78 persen atau Rp 571.407.958.000 yang terdiri dari dana bagi hasil pajak. Sementara PAD lain-lain memberikan kontribusi sebesar Rp 215.444.537.524 yang terdiri dari dana bagi hasil pajak dari provinsi,” kata Wakil Bupati Bombana.
Dengan jumlah pendapatan asli daerah tambah Johan Salim, yang mencapai Rp 843.024.665.560 maka pihak pemerintah daerah merancang anggaran belanja daerah 2018 mencapai Rp 843.024.665.559.
“Jumlah belanja tersebut akan dibagi dua belanja langsung dan tak langsung. Belanja tidak langsung sebesar Rp 453.590.063.230. Dan belanja tidak langsung sebesar Rp 389.434.602.329,” ujar Johan dihadapan para undangan rapat paripurna DPRD Bombana.
Wakil Bupati Bombana ini berharap, pembahasan anggaran belanja daerah ini berjalan dengan lancar dan sesuai mekanisme yang ada. Peran DPRD dalam pembahasan anggaran ini sangat dibutuhkan.
Sementara itu, Ketua DPRD Bombana, Andi Firman mengatakan, untuk kemaslahatan masyarakat Bombana pihaknya akan membahas ini secepatnya.
“Setelah pidato pengantar bupati, selanjutnya akan dilakukan pandangan setiap fraksi. Kami akan bekerja secepat mungkin sesuai koridor yang ditentukan, yang pasti penetapan belanja Bombana sebelum memasuki tahun 2018 sudah ditetapkan,” tungkasnya. (*/a)

Click to comment
To Top