STIK Avicenna Telurkan 114 Alumnus – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Pendidikan

STIK Avicenna Telurkan 114 Alumnus

Wisuda STIK Avicenna Kendari di Grand Clarion Kendari, Selasa (28/11).

KENDARI – Kegiatan Dies Natalis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Avicenna yang dilaksanakan di Grand Clarion Kendari, Selasa (28/11) juga dirangkaian dengan wisuda profesi, sarjana, dan diploma III. Sebanyak 114 wisudawan dari berbagai bidang yakni Program Studi (Prodi) Profesi Ners 34 orang, S1 Kesehatan Masyarakat 15 orang, S1 Keperawatan 49 orang, D III Keperawatan 2 orang, dan D III Kebidanan 14 orang.

Ketua STIK Avicenna Kendari dr Marzuki Hanafi Bantayan, menuturkan, dies natalis maupun wisuda merupakan momentum bagi perguruan tinggi dalam mepertanggungjawabkan pelaksanaan kegiatan tri dharma perguruan tinggi. Sekaligus sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan tri dharma suatu perguruan tinggi.

“Dimana kita bisa melihat sejauh mana pencapaian terhadap visi, misi, tujuan, dan sasaran yang telah ditetapkan selama lima tahun rencana strategis STIK Avicenna Kendari yang telah dijabarkan pada rapat operasional tiap tahun akademik,” jelasnya.

Dia, menambahkan, dari pelaksanaan wisuda ini maka total alumni STIK Avicenna ialah 4.473 orang. Kesemua alumni tersebut tersebar diseluruh pelosok tanah air, diantaranya, Sultra, Sulsel, Sulbar, Sulteng, Gorontolo, Sulawesi Utara, Ternate, Kalimantan, NTB, dan NTT.

“Ketatnya persaingan di dunia pendidikan, kami terus melakukan pembenahan baik institusi, piningkatan kualitas dosen, hingga proses belajar mengajar,” ungkapnya.

Terkait mutu lulusan, terangnya, dilihat dari indeks kumulatif, untuk profesi ners IPK rata-rata 3,66 dan tertinggi 3,94, S1 Kesmas IPK rata-rata 3,55 dan tertinggi ialah 3,72, S1 Keperawatan IPK rata-rata dengan IPK tertinggi 3,64. Sementara untuk D III Keperawatan IPK rata-rata 3,27 dan IPK tertinggi 3,45. Untuk, D III Kebidanan IPK rata-rata 3,34 dan tertinggi ialah 3,47.

Selain mutu lulusan, STIK Avicenna Kendari juga melihat dari hasil uji kompetensi dari empat prodi kesehatan. “Dapat kami beri apresiasi bahwa prodi yang tertinggi jumlah persentasi kelulusan adalah prodi S1 Kesehatan Masyarakat sebanyak 100 persen dari 37 orang peserta. Hal tersebut untuk pertama kalinya, mengkuti uji kompetensi secara nasional.

“Hal itu juga sejalan dengan akreditasi dari prodi tersebut sebagai prodi yang terakreditasi B. Tidak itu saja mutu lulusan juga dilihat dari lama masa studi,” tandasnya.(*/a)

Click to comment
To Top