Pendaftaran Panwascam  Diperpanjang – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Buton Raya

Pendaftaran Panwascam  Diperpanjang

Ketua Panwas Buton Irfan

* Dua Kecamatan Kurang Peserta

PASARWAJO – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaslu) Buton memperpanjang masa pendaftaran calon Panwascam di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Lasalimu dan Lasalimu Selatan.

“Ada dua kecamatan yang tidak mencapai 9 peserta/orang yaitu Lasalimu selatan dan Lasalimu. Dua Kecamatan ini masing-masing pendaftar hanya 8 orang,” tutur Ketua Panwas Buton Irfan, dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (26/9) pagi.

Dikatakannya, pihaknya kembali membuka pengumuman pendaftaran selama 3 hari, dari tanggal 26 sampai 28 September 2017.

“Kemarin kita sudah berikan pengumumannya dan sudah ditempel di dua kecamatan tersebut,” katanya.

Dikatakannya lagi, Panwascam Buton hanya menerima pendaftar dari dua kecamatan tersebut, tidak menerima calon peserta diluar kecamatan itu.

“Jadi pengumuman perpanjangan ini hanya dua kecamatan saja,” pungkasnya.

Dia menguraikan, apabila dua kecamatan itu hanya ada 9 orang calon peserta dan  memenuhi persyaratan maka mereka bisa dinyatakan mengikuti tahapan selanjutnya.

Sebelumnya Panwas Buton telah membuka pendaftaran calon anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) pada tanggal 13 September sampai dengan 23 September 2017, namun melalui musyawarah Ketua dan Anggota, perekrutan Panwascam diperpanjang, mulai dari tanggal 26 sampai 28 September 2017.

Keputusan perpanjangan pendaftaran ini jelasnya, diambil dengan pertimbangan bahwa masih adanya beberapa kecamatan yang jumlah pesertanya masih kurang dan juga untuk memberi kesempatan lagi seluas-luasnya bagi seluruh penduduk Kabupaten Buton.

Disebutkannya juga, sampai dengan batas pendaftaran 23 September 2017, calon peserta berjumlah 89 orang tersebar di semua Kecamatan se-kabupaten Buton.

“Terhitung masing-masing Kecamatan sudah mewakili baik perempuan dan laki-laki. Hanya 2 kecamatan yang belum ada keterwakilan perempuannya yaitu Kecamatan lasalimu selatan dan siotapina,” sebutnya.

Sebanyak 89 orang ini kata dia, menunggu hasil seleksi administrasi. Adapun yang dinyatakan lulus lanjutnya, akan mengikuti tahapan ujian tertulis pada 1 Oktober 2017.

“Tahapan administrasi kita liat berkas kalau dinyatakan lengkap sesui persyaratan itumi yang dinyatakan lulus ujian tertulis,” ujarnya.

Irfan membeberkan, pada tahapan ujian tertulis, calon peserta akan diuji kemampuannya atau pemahamannya terkait materi undang-undang kepemiluan,  wawasan sesui fungsi dan tugasnya nanti

dan materi terkait penanganan perkara dalam pelanggaran pemilu.

Setelah dinyatakan lulus ujian tertulis, sisanya bakal mengikuti tahapan atau tes wawancara terkait pengetahuan tempat dia bertugas, cara berlembaga, pemahaman UU kepemiluan dan integritas calon peserta.

“Tahapan wawancara adalah ujian apakah mereka mampu bertugas secara berkelompok dan bertugas dengan baik,” tegasnya.

Tahapan wawancara ini, kemudian menjadi pedoman bagi Panwas Buton melakukan penilaian sebelum hasil akhirnya diumumkan kepada publik dan dikeluarkan Surat Keputusan (SK) guna mensahkan dia untuk melaksanakan tugas dan fungsinya.

Kedepan Panwascam Buton akan bertugas mengawasi Pemilihan Gubernur Sultra periode 2018-2023. Momen ini adalah momentum bagi para Panwascam terpilih  untuk membuktikan integritasnya bisa bertugas dengan baik. (rs)

Click to comment
To Top