Pemkot Evaluasi Kesiapan Titik Pantau Kota Sehat – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Metropolis

Pemkot Evaluasi Kesiapan Titik Pantau Kota Sehat

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Dr Alamsyah Lotunani membuka rapat evaluasi dalam rangka verifikasi Kota Sehat di Kota Kendari, bertempat di Kantor Walikota Kendari, Senin (11/9).

KENDARI – Untuk mendapatkan predikat kota sehat, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melakukan evaluasi kesiapan titik pantau dalam rangka verifikasi kabupaten dan kota sehat tingkat pusat tahun 2017. Rapat evaluasi dibuka secara langsung oleh Sekda Kota Kendari Alamsyah Lotunani.

Alamsyah Lotunani dalam membuka rapat evaluasi mengatakan, dalam membangun kota layak huni terdapat beberapa hal yang ingin dicapai, yaitu memperbaiki lingkungan dengan sebaik baiknya, dan memperbaiki SDM.

Menurutnya, baik tidaknya lingkungan disebabkan oleh SDM. Jika SDM baik maka lingkungannya pun ikut baik, begitu pula sebaliknya jika SDM buruk maka lingkungan akan menjadi rusak.

“Untuk mewujudkan kota sehat diperlukan pendekatan, baik itu pendekatan lingkungan (green city), pendekatan peningkatan SDM dan pendekatan kota pintar (smart city),” ungkapnya di ruang rapat Walikota Kendari, Senin (11/9).

Ia menambahkan bahwa untuk menggapai kota sehat, tim penilai akan memverifikasi dalam sembilan tatanan. Tatanan tertinggi hanya bisa dicapai minimal terdapat 6 sampai 9 tatanan. Namun di Kota Kendari saat ini hanya memilih 7 tatanan.

“Kita berharap setiap SKPD yang terkait dengan tatanan ini benar benar harus mempersiapkan dengan sebaik baiknya untuk mendapatkan yang terbaik seperti halnya yang sering disampaikan bapak walikota sering kita amati, sering kita cermati indikatornya, kemudian kita pilih indikator yang tertinggi nilainya dan itulah yang kita genjot,” katanya.

Salah satu tim pembina kota sehat, Erny mengatakan dalam setiap aktivitas forum baik ditingkat kota, kecamatan maupun kelurahan harus disertai bukti daftar hadir atau notulen rapat, dokumentasi serta surat.

Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan kawasan permukiman sarana dan prasarana sehat terdapat beberapa item yang dipersiapkan diantaranya permukiman di Kelurahan Bende, Kelurahan Kendari Caddi dan Kelurahan Watu-watu. Untuk item sekolah terdiri dari TK pembina KAdia, SDN 03 Poasia dan SMP N 15 Kendari.

Sedangkan untuk pengelolaan sampah, kata dia, pihaknya masih mengandalkan TPA Puwatu, Bank Sampah di Kelurahan Bende dan Bank Sampah majelis taklim Al Faidzin Puwatu.

“Dibutuhkan peran serta semua stake holder untuk mewujudkan kota sehat dan kami sangat optimis semua itu akan terwujud,” pungkasnya. (rs)

Click to comment
To Top