Seorang Warga Laporkan Bupatinya – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Hukum & Kriminal

Seorang Warga Laporkan Bupatinya

Lahan yang dibongkar Pemda Konawe Kepulauan.

KENDARI – Bupati Konawe Kepulauan (Konkep), H Amrullah dilaporkan oleh seorang warga atas nama Polo Nusantara (30), di Polda Sultra dengan nomor laporan TBL/315/VIII/2017/SPKT Polda Sultra.

Pasalnya, orang nomor satu Kabupaten Konawe Kepulauan tersebut telah membangun perumahan tanpa izin di lahan milik warga.

Polo Nusantara saat ditemui wartawan mengungkapkan kekesalannya atas tindakan pembongkaran pagar dan pembangunan yang dilakukan oleh Pemda Konkep melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Konkep, Kamis (24/8).

“Tidak ada konfirmasi ataupun sosialisasi kepada warga sebelum pembangunan perumahan tersebut,” ungkap Polo dengan nada kesal.

Pemukiman yang disiapkan untuk relokasi nelayat tersebut ungkap dia, tak hanya dimiliki oleh nelayan tetapi banyak warga titipan yang mendapatkan rumah tersebut.

“Ada sekitaran 30 rumah yang dibagun oleh CV. Mutiara Berkah tersebut, dan 20 diantaranya masuk dilahan bersertifikat milikku dengan luas sekitar 2.060 meter2,” lanjut Polo.

Dia mengaku telah tiga kali melayangkan surat ke Bupati untuk klarifikasi kepemilikan lahan tetapi tidak juga ada tanggapan hingga ia memutuskan untuk melaporkan ke Polda Sultra.

“Pertama saya kirim surat permintaan klarifikasi pada tanggal 14 juli 2017 tetapi tidak digubris, selanjutnya saya kirim somasi ke Pemda pada tangga 26 Juli 2017 tetapi hasilnya sama. Kemudian terakhir kemarin pada tanggal 26 Juli saya kembali kirim somasi ke perusahaan yang mengelola proyek tersebut dan hasilnya juga sama,” jelasnya.

Lahan tersebut menurutnya dibeli sekitar tahun 2014 pada warga atas nama Mesran dan M Tahir dengan bukti berkas yang dia miliki dan saat ini dia sudah mengantongi sertifikat kepemilikan atas nama dia sendiri.

Selain itu kekecewaan diwajahnya terlihat jelas kepada pemerintah Konawe Kepulauan atas kasus tersebut, dia menyayangkan kenapa pemerintah khususnya seorang bupati harus mengkebiri milik masyarakatnya.

“Banya masyarakat yang mengeluh atas kejadian tersebut tetapi mereka masyarakat awam tidak tahu harus berbuat apa. Olehnya itu dengan modal kebenaran yang saya pegang saya berani laporkan Bupati sendiri ke pihak yang berwajib dalam hal ini Polda Sultra,” terang dia dengan penuh kekecewaan.

Atas kasus itu, Bupati Konawe Kepulauan diduga melanggar pasal 167 KUHP dimana memasuki pekarangan tanpa izin. (rs)

Click to comment
To Top