Perpustakaan Desa Sombu Wakili Sultra Dingkat Nasional – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Buton Raya

Perpustakaan Desa Sombu Wakili Sultra Dingkat Nasional

Perpustakaan Desa Sombu Wakili Sultra Dingkat Nasional

WAKATOBI – Desa Sombu Kecamatan Wangiwangi Kabupaten Wakatobi terpilih dalam lima besar lomba perpustakaan desa/kelurahan, dan akan mewakili propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam lomba tingkat nasioal.

Mematangkan persiapan lomba, juri maupun pihak departemen dalam negeri dan pihak provinsi, Kamis (10/8) kemarin secara langsung memantau kondisi fisik perpustakaan.

Selain DR Zulfikar Zan, Dosen UI, Tim Juri Tingkat Nasional, hadir pula perwakilan Departemen Dalam Negeri, Ahmad Adli yang menjadi pendamping dari perpustkaan nasional, Sukoyo, Kabid pengembangan perpustakaan umum pusat dan Prawita, pustakawan koordinator pelaksana panitia lomba tingkat nasional. Serta Aswati, Kabid pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca, provinsi Sultra, dan pemerhati, Hj Warnatuti.

Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daud menyebutkan, Pemerintah Daerah (Pemda) telah mengupayakan langkah strategis untuk pengembangan penyelenggaraan perpustakaan desa dan kelurahan.

“Harus ada kreativitas dari pimpinannya sehingga bisa lahir inovasi dari dalam. saya berharap Desa Wisata Sombu yang mewakili Sultra bisa menorehkan prestasi yang baik di kancah nasional serta memberikan motivasi untuk seluruh desa dan kelurahan di Wakatobi,” tuturnya

Pembina Perpustakaan Se-Sultra, Shofyan Simun berharap Desa Sombu, Wakatobi menyabet prestasi pada tahun ini.

“Empat provinsi lainnya yang menjadi saingan Desa Wisata Sombu di klaster B yakni, Linggau, Bengkulu, Banten dan Aceh,” ungkapnya usai kegiatan.

Sementara, salah seorang juri penilaian lomba yang turut hadir, DR Zulfikar Zan, Dosen Universitas Indonesia mengaku untuk klaster B, perpustakaan Desa Wisata Sombu sudah cukup baik dan memuaskan.

“Saya kira untuk klaster B, perpustakaan Desa Sombu sudah bagus. Koleksi bukunya sudah lumayan dan kondisi fisiknya bagus kok,” ujarnya.

Lanjut Zulfikar Zan, ada tiga kriteria yang dinilai, Diantaranya koleksi buku, tenaga atau SDM nya dan yang paling penting adalah dari segi pelayanannya. Tak hanya itu, perpustakaan yang ada harus memberikan dampak untuk masyarakat desa dan kelurahan.

“Sekalipun manajemennya bagus tapi kalau pelayanan kurang baik,  pasti peminat pengunjung kurang. Desa Sombu saya kira sudah cukup memenuhi. Terbaik di tingkat Sultra saja sudah luar biasa apalagi sekarang sudah masuk lima besar di tingkat nasional. Itu luar biasa loh,” tambahnya.(rs)

Click to comment
To Top