Daerah Tak Maksimal Serap DIPA 2017 – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Sultra Raya

Daerah Tak Maksimal Serap DIPA 2017

Ilustrasi

KENDARI – Penyerapan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN tahun 2017 di Sultra dinilai belum cukup maksimal. Terbukti dari beberapa APBN yang diberikan dalam bentuk dana dekonstntrasi (DK) dan tugas pembantuan (TP) ke kabupaten kota, belum terserap optimal.

Hal ini diakui Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan Sultra, Ririn Qadariah dalam rakor evaluasi dan pengendalian pembangunan bersama kabupaten kota di Sultra.

Pihaknya menyebutkan terdapat beberapa DIPA awal DK/TP baru diterima di awal Juni 2017 dan belum optimal penyerapan anggarannya, yaitu DIPA pembangunan pasar rakyat di 8 kabupaten  mulai dari Kabupaten Buton, Buton Selatan, Muna, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Timur, dan Wakatobi.

Sementara untuk DIPA pembangunan infrastruktur dan permukiman di 13 Kota/Kabupaten yakni Kota Kendari, Bau-bau, Bombana, Buton, Buton Utara, Kolaka, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Muna, dan Muna Barat.

“Mestinya ini menjadi catatan terhadap beberapan daerah agar segera menoptimalkan serapan beberapa tugas APBN itu. Disisilain penyerapan anggaran bisa lebih dioptimalkan guna memberikan percepatan pembangunan, baik dari segi pecepatan pembangunan infrastruktur maupun pembangunan kesejahteraan masyarakat,” imbaunya.

Terbukti dalam pagu dan realisasi APBN 2017 di Sultra yang disalurkan melalui KPPN lingkup Kanwil DJPBN Provinsi Sultra khususnya dua tugas tersebut masih cukup minim. Realisasinya baru sebesar 34,78 persen per 8 Agustus.

Meskipun beberapa DIPA APBD yang telah digelontorkan pemeintah pusat baik dalam bentuk belanja pada kementerian lembaga, dana alokasi khusus (DAK) fisik, dan dana desa yang digelontorkan ke kabupaten realiasinya cukup memuaskan.

“Realisasi belaja, dan pelaksanaan DAK fisik cukup memuaskan. Begitu pula target realisasi dana desa 60 persen bisa tercapai penyerapannya 59,63 persen,” imbuhnya. (rs)

Click to comment
To Top