KIP di Busel Rp1 Juta/Siswa – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Buton Raya

KIP di Busel Rp1 Juta/Siswa

BATAUGA – Anggota DPR RI Miriyam Sapta dari Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP, menyalurkan secara simbolis Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Buton Selatan.

Penyerahan ini dilakukan secara simbolis kepada lima siswa-siswi di Buton Selatan, dalam suasana acara Halalbihalal pemerintah dan masyarakat Buton Selatan, di lapangan Lakarada, Kamis (13/7).

Miriyam Sapta yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengatakan, sebagai anggota DPR RI Komisi X, dirinya sudah berkali-kali datang di Busel. Dia mengaku, daerah tersebut sangat potensial sumber dayanya. Dia juga menyempatkan diri keliling pulau-pulau di Busel yang sangat indah pariwisatanya.

Dengan KIP yang diserahkan pada masyarakat Busel, dia berharap putera puteri Busel dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.

Kata dia, bupati juga sudah meminta dibantu agar Busel dimasukkan ke dalam program Indonesia Pintar.

“Nanti kita akan perjuangkan bersama-sama termasuk bidang pariwisata dan perikanan, karena PDIP berkomitmen mencalonkan kepala daerah dan adalah pekerja untuk rakyat, dengan harapan kalau sidah terpilih maka diapun akan bekerja untuk rakyat,” ungkapnya.

Menurut Miriyam Sapta,  Potensi Pariwisata di Busel semuanya ada. Misalnya kerajinan, tenunan, wisata sejarah, laut, kuliner. Ini juga harus didukung infrastruktur, obyek wisatanya, dan kesiapan SDM.

“Yang tidak kalah pentingnya adalah promosi. Ada istilah Menteri Pariwisata dengan “Gred Buton”, sama dengan Gred England. Syarat utama harus kompak antara pemerintahnya masyarakatnya, legislatifnya, dan aparatnya,” tandasnya.

Bupati Busel Agus Feisal Hidayat menambahkan program KIP adalah program sejak 2016.

Menurut Agus Feisal, kebetulan semua calon kepala daerah yang diusung PDIP dibekali dengan program KIP, namun saat pilkada program ini dirinya tidak gunakan. Dia khawatir dinilai mencaplok program pemerintah pusat, sehingga nanti sudah terpilih baru dilanjutkan.

“Sudah terpilih maka kita harus lanjutkan, Ini juga merupakan program 100 hari kerja kami. Rencananya 2018  akan fokus ke siswa SD dan SMP, dan untuk program 2016/2017 jumlah siswa penerimanya 1.618 siswa,” ungkapnya.

Nilai masing-masing beasiswa Rp 1 juta per siswa. (rs)

Click to comment
To Top