Lagi, Potensi SDA Konut Dilirik Korea Selatan – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Konawe Raya

Lagi, Potensi SDA Konut Dilirik Korea Selatan

ilustrasi

WANGGUDU – Potensi Sumber Daya Alam (SDA) kabupaten Konawe Utara lagi-lagi dilirik oleh negeri luar, yakni Korea Selatan. Setelah topografi yang cocok untuk mengembangkan sektor pertanian melalui agro industri, kini potensi pertambangan dan potensi perikanan dilirik.

Potensi pertambangan Konut ini dilirik oleh salah satu perusahaan besar dari Korsel berbendera MBG Group. Perusahaan ini menunjukkan keseriusannya pada daerah ini dengan rencana pembangunan smelter dengan dibuktikan pemasangan batu pertama

Di kecamatan Molawe.

Keseriusan MBG ini dilanjutkan dengan kunjungan kerja bupati Konawe Utara, Ruksamin bersama wakil, Raup yang didampingi oleh Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara, H Lukman Abunawas dan Ketua DPRD Sultra. Dalam kunjungan ini, Ruksamin dan rombongan melakukan beberapa rangkaian kegiatan.

Dalam kunjungan ini, melahirkan beberapa kesepahaman. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan Walikota Boeun. Kedua pihak bersepakat menjalin kerjasama  dibidang pertanian, pemuda dan olahraga.

Ditempat inilah direncanakan penyuluh lapangan pemda konut serta kelompok tani yang berhasil akan dikirim dan dibiayai oleh MBG Group Korea Selatan.  Mereka akan praktek selama tiga bulan dan pulang kekampung mempraktekkan dengan teknologi difasilitasi oleh perusahaan.

“Semua telah kita pikirkan jauh kedepan. Kelak perusahaan yang berinvestasi ini tidak lagi mengimpor kebutuhan beras, sayur, buah-buahan, daging dan kebutuhan lain dari daerah lain. Tetapi hasil teknologi pertanian inilah yang akan menyuplai ke pabrik nantinya, ” jelas Ruksamin melalui telepen selulernya.

Konsep kerjasama ini menurut Ruksamin yakni “mendatangkan masa depan” bukan menuju masa depan. Artinya pemkab berupaya mengantisipasi apa yang diperlukan mendatang.

Di hari selanjutnya pemkab Konut melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Universitas Chungbuk Korea dan MBG Group. Di kampus ini akan dikirimkan pelajar Konut untuk menjalankan studi. Anak-anak yang terpilih ini dibiayai oleh MBG Group.

Setelah menjalani studi dikampus ini, putra putri Konut akan kembali dan akan diberdayakan di Pabrik yang akan dibangun. “Dalam pembicaraan tersebut pihak MBG tidak lagi membawah pekerja dari Korsel. Tetapi anak-anak kita ini yang akan dipakai bekerja, ” ujarnya.

Kunjungan pemkab Konawe yang didampingi pemerintah provinsi ini mendapat sambutan yang baik. Beberapa kegiatan dilakukan selain dari penandatanganan MoU. Lukman dan Ruksamin berkesempatan mendapatkan Dan Penghormatan dari Asosiasi Tae Kwondo Korsel dan berkesempatan memimpin sholat di masjid Korsel. (rs)

Click to comment
To Top