Pemilik PT Roy Anugerah Sejahtera Terancam Tersangka – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Hukum & Kriminal

Pemilik PT Roy Anugerah Sejahtera Terancam Tersangka

Pemilik PT Roy Anugerah Sejahtera (kemeja putih dan celana hitam) sementara diperiksa Tim Subdit IV Tipiter Direskrimsus Polda Sultra.

KENDARI – Pemilik PT Roy Anugerah Sejahtera, Saipul alias Ipul  akhirnya memenuhi panggilan penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

Ipul diduga terlibat dalam kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Ipul masih diperiksa sebagai saksi. Dia menyambangi Polda Sultra Sekitar pukul 11.00 Wita dengan mengenakan baju kemeja putih dan celana hitam.

Kepala Subdirektorat IV Tipiter Polda Sultra, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Didik Erfianto SIK membenarkan Pemeriksaan terhadap pemilik PT Roy Anugerah Sejahtera atas nama Ipul. Ini merupakan panggilan  kedua kepada yang bersangkutan.

“Sebelumnya dia Sempat mangkir dari panggilan pertama. Nanti Jumat (16/6) ini  Saipul Ipul menghadiri panggilan. Dia masih diperiksa sebagai saksi,” kata Didik.

Dikonfirmasi, apakah yang bersangkutan langsung dinaikan statusnya menjadi tersangka?, Didik mengatakan pihaknya masih akan melakukan pendalaman lebih lanjut. Selain itu lanjut Didik, status Ipul bisa berubah menjadi tersangka, tergantung hasil gelar perkara yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

“Saat ini masih diperiksa sebagai saksi. Selanjutnya gelar perkara. Jika keterlibatan Ipul memenuhi unsur maka akan dijadikan tersangka,” katanya.

Hasil pantauan Rakyat Sultra, bertempat di ruang pemeriksaan, Ipul tidak sendiri. Selain Penyidik yang memeriksa dia, Ipul juga didampingi oleh salah seorang oknum perwira menengah yang bertugas di Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sultra.

Untuk diketahui PT Roy Anugerah Sejahtera digerebek oleh Tim Subdit IV Tipiter Direskrimsus Polda Sultra karena ketahuan melakukan penimbunan BBM jenis solar, bertempat dijalan TPU Ponggolaka, Kecamatan Puwatu,  Senin (22/5) sekira pukul 17.00 Wita.

Dalam kasus ini polisi telah menetapkan tiga tersangka yakni Sudirman serta Kamaruddin alias Aco dan Sandi Laspin alias Alfin yang berperan sebagai sopir pengangkut solar dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ke tempat penampungan menggunakan tangki mobil rakitan serta adik kandung Ipul bernama Sudirman. (rs)

Click to comment
To Top