Dinas PKP Minimalisasi RTLH – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Kolaka Raya

Dinas PKP Minimalisasi RTLH

Abbas

KOLAKA – Permasalahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam beberapa tahun terakhir menjadi permasalahan yang tengah dihadapi pemerintah secara nasional. Guna meminimalisir berkembangnya RTLH, Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kolaka dalam waktu dekat akan meluncurkan Sistem Aplikasi Manajemen Perumahan Rakyat secara Mandiri (Simpera-Mandiri).

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kolaka, Abbas menyebutkan, jumlah RTLH hingga saat ini tercatat sebanyak 5869 rumah. Jumlah tersebut diyakini akan terus meningkat apabila tidak dilakukan penanganan secara tepat.

“Di Kabupaten Kolaka saat ini tercatat memiliki 5869 rumah tidak layak huni. Angka ini bukanlah angka yang sedkit, bahkan setiap tahunnya RTLH ini akan berkembang kalau tidak segera ditangani,” ujar Abbas di ruangannya, kemarin.

Untuk menangani permasalahan RTLH kata Abbas, Dinas PKP Kabupaten Kolaka akan meluncurkan sistem aplikasi yang dinamakan Simpera-Mandiri. Peluncuran aplikasi ini diharapkan bisa menjadi solusi untuk meminimalisir pertumbuhan RTLH di Kabupaten Kolaka.

“Kalau dulu kita lakukan pendataan RTLH dari rumah ke rumah dengan memanfaatkan staf. Bahkan kita juga menggunakan konsultan dengan mengeluarkan biaya yang besar, tapi itupun datanya hanya sekali setahun, dan itu juga belum up to date,” tuturnya.

Menurut Abbas, pemerintah pusat hingga daerah lainnya juga memiliki program serupa. Tapi karena pembiayaan terbatas, sehingga program penanganan RTLH tidak signifikan dalam mengatasi masalah tersebut setiap tahunnya.

“Karena itu kami coba berinovasi bagaimana kalau misalkan RTLH ini jangan sepenuhnya hanya pemerintah saja yang berupaya. Tapi bagaimana kita coba libatkan masyarakat secara langsung untuk menyelesaikan permasalahannya,” cetusnya.

Selain itu untuk mendukung program Simpera-Mandiri lanjut Abbas, pihaknya juga nantinya akan membentuk Kelompok Masyarakat Pemerhati Rumah secara Mandiri (Pokmas Harum-Mandiri). Kelompok ini akan bertugas untuk memfasilitasi masyarakat yang memiliki RTLH, dengan cara memanfaatkan aplikasi Simpera-Mandiri.

“Jadi masyarakat nanti akan kita rubah mindsetnya yang selama ini tidak tahu atau mungkin tidak mau tahu, kita akan coba berikan pelatihan untuk mendata sendiri rumahnya, menilai kerusakan rumahnya apakah rusak ringan atau berat, kemudian menginput pada suatu sistem yang sudah kita siapkan,” pungkasnya. (rs)

Click to comment
To Top