Pemkab Busel Gelar Pasar Murah – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Buton Raya

Pemkab Busel Gelar Pasar Murah

Kaum ibu terutama kalangan PNS di Busel yang sedang belanja kebutuhan dapur di Pasar Murah.

BATAUGA — Mengantisipasi semakin melonjaknya harga-harga kebutuhan rumah tangga jelang lebaran Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan (Pemkab Busel)  menggelar Pasar Murah yang dipusatkan di Gedung Lamaindo Batauga, mulai Selasa 13/6 sampai 22/6

Sejak dibuka Selasa, pasar murah Lamaindo mendapat respon dari masyarakat Batauag, terutama dari kaum ibu rumah tangga.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Busel Drs Amril  Tamim, MSi yang ditemui saat melakukan pemantauan pelaksanaan Pasar Murah di Lamaindo mengatakan, pelaksanaan pasar murah yang digelar dilakukan pemkab Busel guna mengendalikan melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok jelang perayaan lebaran Idul Fitri.

“Melonjaknya harga-harga bahan pokok saat ini sudah sangat terasa, ibu-ibu rumah tangga menjerit menghadapi harga pasar,  untuk itu kita coba ajak distributor untuk membuka pasar murah dengan menyajikan harga yang normal, ” ujarnya.

Dalam pasar murah tersebut Pemkab Busel menghadirkan aneka produk dari Lippomart Baubau.

Menurut Supervisi Lippomart  Apriansyah bahwa, harga pasaran bahan pokok dalam pasar murah tersebut, sebahagian besar lebih rendah dari harga barang yang sama di Pasar Kota Baubau yang selama ini merupakan kiblat belanja masyarakat Batauga.

“Kami bukan saja menyajikan semua jenis bahan kebutuhan dapur, tapi juga ada jenis pakaian,  sendal,  sepatu,  yang memiliki standar harga sama dengan anda berbelanja di Lipoomart Baubau,” jelas Apriansyah.

Dikatakan bahwa,  harga yang kompetitif bisa dilihat pada bahan bahan kebutuhan dapur seperti gular pasir harga Rp 16.000 dipasaran Rp Rp 17.000 sampai Rp 18.000 per kilo gram. Juga mentega,  kecap Abc,  minyak goreng, aneka minuman fanta, coca cola, spirite, pisang ambon,  rata rata harga disajian lebih rendah Rp 2.000 sampai Rp 3.000 dibanding harga pasaran lokal.

Menurut pengakuan salah seorang ibu rumah tangga Wa Ode Harsia bahwa dirinya  merasa tertolong dengan adanya pasar murah yang digelar pemkab Busel.

“Kita ibu-ibu ini tertolong sekali dengan pasar murah ini apalagi harganya murah juga, saya tidak perlu capek ke Baubau lagi belanja, harganya juga murah”, terang Wa Ode Hadia. (RS)

Click to comment
To Top