Ada 21.000 Rumah Tidak Layah Huni di Konsel – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Konawe Raya

Ada 21.000 Rumah Tidak Layah Huni di Konsel

ilustrasi

KENDARI – Kabupaten Konae Selatan hingga saat ini masih memiliki 21.000 rumah tidak layak huni. Artinya dari jumlah kepala keluarga (KK) yang jadi masyarakat kabupaten yang sudah mekar sekitar 2003 lalu itu, masih memiliki banyak kekurangan.

Bupati Konsel Surunuddin mengaku hingga saat ini, daerahnya masih memilliki penduduk sekitar 303.169, masih memiliki rumah tidak layak huni sebanyak 21.000. Olehnya iutu, pihaknya akan melakukan upaya pengurangan jumlah rumah tidak layak huni masyarakat yang tersebar dibeberapa kecematan.

“Kita targetkan setiap tahun, kita bisa lakukan perbaikan terhadap rumah tidak layak huni sebanyak 3.000 rumah. Sebagai upaya pemerintah dalam menjami masyarakat hidup sehat,” ujar mantan anggota DPRD Sultra itu, Senin (12/6) malam dihadapan Gubernur SUltra Nur Alam dalam acara safari ramadan di rujab bupati Konsel.

Selaku pemimpin baru di Konsel, Surunuddin bersyukur telah bisa melakukan perbaikan laporan kleuangan daerah dan terbukti laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari BPK mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan Sultra, Martin Effendi Patulak akan membangun 3.000 rumah tidak layak huni dan masyarakat tidak mampu di 13 kabupaten dan kota di Sultra.

Secara rinci lokasi pembangunan rumah tersebut di Kendari sebanyak 240 unit, Konawe 331 unit, Baubau 372 unit, Konawe Selatan 187 unit, Kolaka Utara 163 unit, Kolaka 233 unit, Muna 190 unit, Muna Barat 200 unit, Buton Selatan 210 unit, Bombana 245 unit, Konawe Kepulauan 219 unit, Wakatobi 262 unit, dan Konawe Utara 148 unit.

“Data rumah tidak layak huni ada 47 ribu dan itu baru data awal, belum masuk semua. Tahun lalu sudah dibangun 2 ribu dan tahun ini 3 ribu jadi baru 5 ribu masih ada 45 ribu lagi,” jelasnya. (rs)

Click to comment
To Top