Relawan Asrun Berhasil Tembus ke Wilayah Terisolir – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Metropolis

Relawan Asrun Berhasil Tembus ke Wilayah Terisolir

Relawan Asrun Berhasil Tembus ke Wilayah Terisolir

*Serahkan Sembako untuk Korban Banjir

KENDARI – Relawan Asrun terus bergerak memasuki wilayah-wilayah terisolir, akibat banjir yang datang beberapa hari lalu. Salah satunya di wilayah Pondidaha, Konawe.

Sedikitnya warga dua desa masing-masing desa Wonua Monapa dan desa Laloika masih terisolir, hingga tim relawan asrun berhasil menjangkau desa tersebut, dan langsung menyalurkan sembako serta sejumlah perlengkapan  yang dibutuhkan warga, sejak Kamis (18/5) hingga tadi malam.

Meski sudah mengalami banjir sejak hampir sepekan, namun dua desa tersebut belum tersentuh bantuan apapun dari pemerintah setempat.

Yang ada baru bantuan BNPB, berupa sembako, itupun baru diberikan kemarin dan belum menyeluruh. Sementara warga tidak dibuatkan dapur umum, dan posko untuk tempat tinggal sementara.

“Beberapa hari yang lalu, sudah datang aparat pemerintah daerah, tapi hanya datang mendata lalu pergi, sampai sekarang (kemarin) tidak pernah kembali lagi. Tidak ada bantuan yang datang, selain Relawan Asrun,” tutur salah satu warga Wonua Monapa, Samsuddin, kepada relawan.

Sementara, tuturnya, banjir yang menerjang desanya cukup parah, dibanding desa sebelah Laloika. Tinggi banjir mencapai satu hingga dua meter, dan sampai sekarang baru surut sebagian.

Akibatnya, seluruh warga desa menderita kerugian. Sehingga warga desanya betul-belum membutuhkan bantuan.

Saat ini sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat atau keluarganya,  sementara sebagian lagi memilih tertahan di rumah-rumah mereka, dengan membuat tempat peristerahatan seadanya, sambil menjaga harga benda.

Ketua Tim Bakti Sosial Relawan Asrun, Amiruddin, kepada koran ini menuturkan, sejak mendapatkan laporan adanya wilayah yang terparah dihantam banjir pada Kamis dini hari, pihaknya langsung bergerak cepat menuju lokasi tersebut.

Saat tiba di lokasi, terlihat memang betul dua desa di kecamatan Pondidaha, betul-betul terendam banjir hingga dada orang dewasa.

Warga di dua desa juga tak bisa berbuat banyak, hanya bisa menyelamatkan harta sebisanya saja, selebihnya warga harus merelakannya terkena banjir yang meluap.

Di lokasi, pihaknya langsung menyalurkan bantuan sembako ke rumah-rumah warga hingga tadi malam.  Penyaluran bantuan sembako juga dilakukan hingga malam hari, sebab banyak warga yang membutuhkan bantuan.

“Sembako yang disalurkan dimuat di perahu, lalu tim bergerak mendatangi rumah-rumah warga menyalurkan bantuan. Sementara aliran listrik di desa tersebut masih padam hingga kini,” sebutnya. (rs)  

Click to comment
To Top