Jasad Membusuk, Identitas Korban Belum Terungkap – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Hukum & Kriminal

Jasad Membusuk, Identitas Korban Belum Terungkap

*Penemuan Mayat Wanita di Sungai Wanggu

KENDARI – Kasus penemuan mayat di sekitar Sungai Wangu Lepolepo, Kendari, Rabu (17/5), belum terkuak, apakah bunuh diri atau sebaliknya.

Selain itu, identitas korban belum diketahui pasti. Kini jasad berada di rumah sakit Bhayangkara Kendari. Terakhir, salah seorang warga yang berasal dari  Pomala, Kabupaten Kolaka mendatangi Rumah Sakit. Sayangnya, setelah disidik jari dan tes DNA hasilnya sama sekali tidak identik.

“Sejauh ini baru satu orang yang melaporkan kehilangan keluarga, itupun setelah dicocokkan ternyata tidak cocok,” kata Kasubdit Dokpol Rumah Sakit Bhayangkara Kendari AKP dr Mauluddin, dikonfirmasi melalui Via Mesengger, Kamis (18/5).

Menurut dokter Forensik RS Bhayangkara ini korban belum bisa dipastikan ada dugaan mengalami pemerkosaan karena jaringan bokong dan kelaminnya putus akibat pembusukan, sehingga sulit diidentifikasi atau dinilai.

Sementara dari hasil otopsi, lanjut Mauluddin, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun ditemukan luka memar dibagian dahi korban. Penyebab korban meninggal akibat paru-paru dimasuki air.

“Tanda-tanda kekerasan tidak ada, tapi ada luka memar didahi. Korban masih hidup saat di air karena tenggelam air masuk ke paru-paru korban sehingga menyebabkan korban meninggal,” bebernya.

Dari hasil pemeriksaan tim Dokter Forensik, ciri-ciri korban yaitu memiliki tinggi badan 154 cm, usia tulang dan gigi 21 hingga 35 serta pada jari manis sebelah kanan tangan korban ditemukan cincin. Selanjutnya, tanda-tanda korban pernah hamil, namun pada saat kondisi sekarang korban tidak lagi hamil.

“Makanan terakhir korban adalah sayur singkong atau daun ubi. Diperkiarakan 3 sampai tujuh hari berada dilokasi ditemukannya korban,” pungkasnya.

Untuk diketahui mayat wanita yang diperkirakan berusia 23 sampai 30 tahun itu ditemukan disekitaran sungai Wangu Lepolepo, Kendari oleh seorang bocah bernama Ardi (9), Rabu (17/5) sekitar pukul 09.00 Wita.

Pada tubuh korban yang telah mengalami proses pembengkakan dan pembusukan serta telah berulat, rambut korban telah terlepas, dan berada di atas dahan pohon di lokasi kejadian.

Sekitar 15 meter dari lokasi penemuan mayat, ditemukan pakaian terdiri dari baju kaos warna hitam, BH warna merah jambu/pink tanpa celana dalam, dan celana panjang jens warna biru merk BMG. (rs)

Click to comment
To Top