Mahasiswa KKN UHO Ikut Laksanakan Program Pemkot – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Metropolis

Mahasiswa KKN UHO Ikut Laksanakan Program Pemkot

Suasana pembekalan KKN mahasiswa UHO di gedung Auditorium Mokodeompit, Kamis (18/5).

KENDARI – Sebanyak 990 mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Halu Oleo (UHO) akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler semester genap tahun akademik 2016-2017, disebelas kecamatan yang tersebar di Kota Kendari. Pasalnya, mahasiswa KKN UHO akan ikut melaksanakan program Pemerintah Kota Kendari.

Ketua Panitia KKN UHO, Sahbudin mengatakan, mahasiswa akan ditempatkan di 11 Kecamatan, 64 Kelurahan yang ada di Kota Kendari dalam menjalankan program pemkot.

“Mereka akan kuliah mendukung program pemerintah Kota, seperti program green city dan juga program smart city yang telah dijabarkan sekda Kota Kendari dalam pembekalan ini,” ucapnya.

Dia menerangkan, pada 22 Mei mahasiswa KKN mulai menuju lokasi masing-masing dan kembali pada 21 Juni, sehingga total waktu selama 30 hari dan 15 harinya akan dilaksanakan di kampus.

“Kami sengaja mengkonsidikan supaya pelaksanaanya di Kota Kendari saja yang dekat. Artinya, mahasiswa yang masih kuliah dikampus masih bisa kuliah. Namun, bukan berarti kuliah dan melepaskan tugas mereka di tempat KKN. Selain itu, tentunya meraka membantu mensukseskan program pemkot,” ungkapnya, saat ditemui dikegaiatan pembekalan KKN.

Dirinya mengungkapkan, tema KKN yang diusung yakni, mendukung pemerintah kota dalam  pembangunan green city dan smart city. “Pastinya, hal itu juga, sejalan  dengan program UHO green kampus atau kampus hijau,” tambahnya.

Sementara itu, Sekertaris Kota Kendari, Dr Alamsyah Lotunani, menuturkan bahwa KKN adalah salah satu kewajiban dari  mahasiswa, yakni dengan melakukan pengabdian kepada masyaraka,  utamanya tri dharma perguruan tinggi.

“intinya mahasiswa bisa  menjadinpotensi kita, untuk membantu dalam mempercepat program pemkot yang sudah direncanakan. Program tersebut, seperti smart city dan green city. Untuk smart city, mencakup 6 aspek yakni smart goverment (pemerintah pintar), smart branding (pencitraan pintar), smart ekonomi (ekonomi pintar), smart living (tempat tinggal pintar) , smart society (sosial pintar) dan smart environment (lingkungan pintar),” jelasnya.

Sedangkan untuk program green city, kata Alamsyah seperti green planning dan design, green open space, green waste, green transportation, green building , green  community, green water dan green energi. (rs)

Click to comment
To Top