Siswa SMAN 1 Juara Kontes Robot Nasional – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Pendidikan

Siswa SMAN 1 Juara Kontes Robot Nasional

Guru Pembimbing E-Robotik (kiri) dan siswa SMAN 1 Kendari yang berhasil menyabet juara 2 pada kompetisi Robotik Nasional di ITS.

KENDARI – SMAN 1 Kendari patut berbangga karena tiga siswanya berhasil menyabet juara ke 2 pada kontes robot nasional tingkat SMA di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) beberapa waktu lalu. Mereka adalah Angga Jasad, Muh Fadlan Fadillah dan Muh Resky Firdaus yang masih duduk di bangku kelas X.

Saat ditemui, Pembimbing E Robotik SMAN 1 Kendari Ahmad Sipa mengatakan, perlombaan yang diikuti siswa SMAN 1 Kendari adalah lomba robot nasional yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS).

“Ini adalah perlombaan robotik tingkat nasional yang bernama Baronas. Baronas adalah lomba robot nasional yang diikuti mulai tingkat SD, SMP, SMA maupun umum,” ucapnya. Senin (17/4).

Tetapi, kata Ahmad Sipa, kontes yang mereka ikuti adalah setingkat SMA dan pesertanya berasal dari seluruh Indonesia.

Allhamdulillah, kami bisa keluar sebagai juara kedua di kompetisi tahunan itu. Sebenarnya, kami di SMAN 1 Kendari, ada organisasi dibawah OSIS yang bernama E robotik, dari sinilah siswa dibimbing dan dibina,” ujarnya dengan tersenyum

Ia mengatakan, pada kejuaraan tersebut, dirinya membwa 3 tim, dimana dalam satu tim terdapat tiga  orang .

“Ketiga tim masuk 8 besar, tetapi yang sampai ke 4 besar hanya 2 tim. Jenis Robot yang diperlombakan yakni, robot line follower jenis pengantar barang, kemudian robot transforter jenis pegangkut barang,” paparnya.

Ia mengungkapkan bahwa, pembinaan kepada siswa dilakukan secara kontinyu, dan terkadang pihaknya kerjasama dengan UHO untuk dilakukan bimbingan. Selain itu, yang terkait komponen robot, pihaknya juga bekerjsama dengan teman-teman dari ITS, karena sebagian besar komponen robot dibeli dari Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS).

“Saya selaku pembimbing, sangat mengharapkan agar E-Robotik SMAN 1  terus ditingkatkan dan dilakukan pembinaan rutin. Sehingga persiapan betul-betul matang sebelum siswa mengikuti kompetisi. Selain itu, harus ada dukungan dari sekolah dan orang tua,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, selama ini dana yang digunakan untuk mendukung komponen pembuatan robot kebanyakan dari orang tua siswa. Namun, peran sekolah juga sangat dibutuhkan untuk menunjang komponen pendukung pembuatan robot.

“Bila kegiatan ini didukung sepenuhnya oleh pihak sekolah, pasti kita bisa ke tingkat Intrenasional. Karena selama ini kita hanya terkendala di biaya, komponen robotnya mahal,” pungkasnya. (RS)

Click to comment
To Top