Penerimaan Polri Harus Transparan – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Sultra Raya

Penerimaan Polri Harus Transparan

Tumaruddin SSi

KENDARI – Anggota Komisi IV DPRD Sultra, Tumaruddin SSi meminta kepada pihak kepolisian daerah (Polda) Sultra, untuk lebih transparan dan jujur dalam mengawal proses penerimaan terpadu anggota Polri tahun 2017.

Ungkapan itu, seiring dengan pernyataan dari Kapolda Sultra yang secara tegas akan memberikan sanksi tegas kepada anggota Polri yang coba untuk bermain-main dalam proses penerimaan berlangsung.

Menurut dia, merujuk pada pengalaman sebelumnya, transaksi adanya pungutan liar (pungli) dalam proses penerimaan anggota Polri memang diakui bukan lagi menjadi rahasia umum, sehingga untuk memberantas hal ini, perlu adanya sikap tegas serta akuntabel dalam menyeleksi peserta yang layak jadi anggota Polri.

“Kita harapkan, penerimaan anggota Polri tahun ini betul-betul bersih dan melahirkan anggota-anggota kepolisian yang berkualitas, jujur, serta mampu berbakti kepada bangsa dan negara kelak,” ungkapnya, Selasa (18/4).

Kemudian, lanjut dia, selaku komisi yang membidangi, pihaknya juga akan tetap mengawasi jalannya proses seleksi dan nantinya juga siap menerima aduan dari masyarakat apabila ditemukan adanya indikasi pungli. Dan kalau betul-betul terbukti, maka  segera laporkan kepada kami untuk segera diproses dan ditindak lanjuti ke Polda Sultra.

Politisi PKS ini juga menuturkan, merujuk pada pengalaman dua tahun terakhir, biasanya dalam proses tahapan seleksi seperti ini pihak Polda Sultra selalu melibatkan komisi I sebagai salah satu panitia pengawas. Sehingga, saat itu pihaknya intens berkoordinasi dengan Polda Sultra terkait dengan proses pengawasan tahapan seleksi berlangsung.

Namun demikian, masih kata dia, meski Komisi I tidak dilibatkan lagi dalam kepanitian, tetapi pihaknya tetap berharap kepada Kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto untuk lebih tegas dalam memberantas pungli ditubuh Polda Sultra.

“Kita juga sangat mengharapkan agar selama proses rekruitmen berlangsung bisa lebih transparan dan jujur, serta terbuka terhadap publik,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, hingga kini peserta yang menjalani proses seleksi dan telah dinyatakan lolos tahap awal berjumlah 1.878 orang. (rs)

Click to comment
To Top