Pemkot Sediakan Rumah Masyarakat Tahura – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Metropolis

Pemkot Sediakan Rumah Masyarakat Tahura

Dr Ir H Asrun MEng Sc

KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari saat ini tengah melakukan pembangunan perumahan, yang nantinya diperuntukan bagi masyarakat Tahura.

Pembangunan tersebut dilakukan di Kelurahan Purirano, Kecamatan Kendari, Kota Kendari sebanyak 150 unit ditambah 200 unit lagi.

Hal itu dilakukan untuk mendukung proses pemindahan masyarakat yang selama ini mendiami hutan lindung di Kota Kendari, atau yang biasa dikenal dengan masyarakat Tahura Nipanipa.

Diketahui bersama, pemindahan dimaksud sudah dicanangkan sejak lama.

Wali Kota Kendari, Dr Ir H Asrun MEng Sc tak henti-hentinya berpesan, agar Kelurahan Purirano nantinya dapat menerima masyarakat Tahura dengan tangan terbuka, mengingat masih bagian dari warga Kota Kendari dan juga sebagai saudara serta keluarga.

Adapun total Kepala Keluarga (KK) berjumlah 221 KK, yang saat ini mendiami hutan lindung tersebut, sehingga Ir Asrun berharap agar setelah semua rampung maka masyarakat yang selama ini mendiami Tahura Nipa-nipa, bisa siap pindah ke perumahan yang sudah di bangun oleh pemerintah Kota Kendari.

Anggaran pembanguna tersebut pula di dapatkan dari Kementerian PUPR, dan ditambahkan dengan menggunakan ABPD Kota Kendari, sebab kuota yang diberikan oleh Pemerintah pusat jika dilakukan pembangunan seluruh rumah untuk masyarakat Tahura, tidak akan tercukupi jika menggunakan anggaran dari pusat saja.

“Kita masih dalam tahap penambahan 200 unit lagi, kerena yang baru jadi 150 unit,”pungkasnya.

Namun ia menegaskan jika pemindahan nantinya itu sudah bukan dizaman ia memerintah lagi, sebab saat ini pembangunannya masih dilaksanakan dengan penambahan 200 unit rumah lagi.

“Mungkin untuk pemindahannya sudah bukan di zaman saya lagi,” tegasnya.

Namun walaupun begitu pemindahan tetap akan dilakukan dan tidak ada pemanipulasian data, sebab Pemkot Kendari sudah memilli total jumlah masyarakat Tahura Nipa-nipa yang akan dipindahkan, jadi tidak akan terjadi manipulasi data nantinya.

“Kita sudah punya data semua, jadi tidak ada permainan ataupun manipulasi data pemindahan masyarakat tahura ini,”tutup Asrun. (rs)

Click to comment
To Top