Bawaslu Adukan Dua Komisioner ke DKPP – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Pilkada

Bawaslu Adukan Dua Komisioner ke DKPP

BAWASLU

KENDARI – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra akan mengadukan dua komisioner KPU Kendari berinisial HI dan AWD ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kedua penyelenggara itu diadukan ke majelis kode etik  karena diduga bertemu tim pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari di salah satu rumah jabatan pada Januari 2017.

 

Kedua komisioner itu diketahui pergi menemui tim salah satu pasangan calon setelah rekaman pembicaraan antara staf KPU Kendari dan tim kandidat wali kota dan wakil wali kota dipegang Bawaslu Sultra.

 

Awalnya Bawaslu Sultra menelusuri dugaan penyuapan tiga komisioner KPU Kendari berdasarkan rekaman percakapan tersebut. Namun setelah memeriksa sejumlah saksi, pelapor, dan terlapor, dugaan penyuapan tersebut tidak terbukti. Meski begitu, Bawaslu tetap merekomendasikan agar dua komisioner masing-masing HI dan AWD diperiksa DKPP karena dalam rekaman pembicaraan kedua komisioner pergis menemui tim pasangan calon.

 

Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi pembicaraan dua komisioner KPU Kendari dan tim pemenangan pasangan calon. Yang jelas, kata dia, dugaan pertemuan tersebut dilakukan pada Januari 2017.

 

Selain dua komisioner KPU, pihaknya juga akan mengadukan staf KPU Kendari ke DKPP karena pernah bertemu tim pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di salah satu hotel di Kendari. Dalam pertemuan, mereka membahas sejumlah materi gugatan yang diadukan di Mahkamah Konstitusi.

 

Mengenai indikasi suap, Hamiruddin menegaskan kalau masalah tersebut tidak bisa dibuktikan. Memang kata dia  ada dana Rp 100 juta yang dititipkan AWD ke salah satu staf KPU Kendari. Namun dana tersebut berasal dari pembelian tanah yang dimiliki AWD.

 

“Bukti-bukti pembelian tanah itu juga ada. Jadi setelah kita pleno, indikasi suapnya tidak terbukti. Tapi kita mengadukan dua komisioner KPU Kendari inisial HI dan AWD ke DKPP karena pernah bertemu tim pemenangan salah satu pasangan calon,” ucapnya saat dihubungi, Kamis (2/3).

 

Meski menginisialkan nama kedua komisioner namun inisial HI dan AWD mengarah ke Ketua KPU Kendari Hayani Imbu dan Anggota KPU Kendari Abdul Wahid Daming.

 

Saat dikonfirmasi, Hayani Imbu membantah telah melakukan pertemuan dengan salah satu tim pemenangan pasangan calon . Ia bahkan mempertanyakan kapan pertemuan itu dilaksanakan.

 

“Masalah apa pertemuannya?,” jelasnya.

 

Ia mengaku tidak pernah bertemu tim pasangan calon di salah satu rumah jabatan. Dia pun mempertanyakan data yang diperoleh Bawaslu Sultra.

 

“Darimana datanya mereka (Bawaslu),”katanya.

 

Saat diperiksa di Bawaslu Sultra, ia juga sudah menyampaikan bahwa pertemuan tersebut sama sekali tidak pernah ada. Olehnya itu ia membantah kalau pernah melakukan pertemuan dengan tim salah satu pasangan calon. (RS)

Click to comment
To Top