Dua Dari Empat Pendaki di Gunung Mekongga Selamat – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Sultra Raya

Dua Dari Empat Pendaki di Gunung Mekongga Selamat

Aparat Gubungan dari Basarnas, TNI dan Polri dan Organisasi Kemasyarakatan mengevakuasi sala satu korban selamat dari empat korban yang terpisah melakukan pendakian di Gunung Mekongga.

KENDARI– Tim operasi SAR yang melibatkan Personel gabungan terdiri dari Basarnas, Polri, TNI dan Organisasi Kemasyarakatan berhasil mengevakuasi dua dari empat orang pendaki  yang terpisah saat melakukan pendakian di Gunung Mekongga dalam keadaan selamat.

Mereka yang dievakuasi dalam keadaan selamat itu yaitu Laode Mufazhir (20) dan Khairat Umayah Said (25). Keduanya ditemukan selamat tepatnya diantara Pos enam dan Pos Tujuh Gunung Mekongga Kabupaten Kolaka Utara, Sultra.

Keduanya diperkirakan sempat terserang Hipotermia ringan akibat badai dan cuaca buruk yang melanda Wilayah Kolaka dan Kolaka Timur. Meski terserang penyakit, keduanya bertahan dalam kondisi cuaca buruk hingga selamat.

Kepala Basarnas Kendari Muslimin S.Sos melalui Humas Basarnas Kendari Wahyudi mengungkapkan keduanya saat ini sementara menjalani perawatan medis di Puskesmas Terdekat. Untuk korban selamat bernama Khairat sendiri sudah diserahterimakan dari Personil Operasi SAR kepada kelaurga.

“Korban yang selamat ini sementara diberikan perawatan medis di Puskesmas. Proses Evakuasi melalui banyak rintangan selain cuaca buruk juga kondisi medan harus melewati bukit dan lembah serta kali dengan tinggi air hingga sampai leher,” kata Wahyudi.

Sedangkan untuk dua korban lainnya bernama Edi Mulyadi (27) dan Laode Fitria (27), juga telah dievakuasi, meski proses evakuasi menuju pos satu terhadap mereka sementara berlangsung.

“Keduanya dievakuasi dari pos delapan. Tim Operasi Gabungan bersama korban sendiri yang sementara berada di Pos enam. Proses evakuasi menuju pos satu renacanya akan dilanjutkan Rabu subuh karena kondisi cuaca buruk atau yang tidak bersahabat,” tuturnya.

Saat ditanya terkait seperti apa kondisi korban?, Wahyudi membenarkan jika kedua orang korban tersebut telah meninggal dunia diduga akibat cuaca buruk, kesulitan dan terserang hipotermia.

“Informasi telah meninggal itu berasal dari tim operasi yang berhasil mengevakuasi keduanya. meski kondisinya seperti itu proses evakuasi tetap berlangsung. Yang menentukan sesorang telah meninggal dunia itu ketika sudah ada pernyataan dari pihak Dokter,” ujarnya.

Penantian terhadap kedua korban itu sangat ditungguh oleh masyarakat untuk melihat secara langsung kondisi keduanya. Bahkan tak ketinggalan dari keluarga korban juga berada di Pos satu Gunung Mekongga untuk menjemput korban.

Wahyudi berharap kepada masyarakat Sultra agar mendoakan supaya proses evakuasi kedua korban yang dilakukan oleh tim operasi SAR gabungan berjalan lancar dan terkendali.  (rs)

Click to comment
To Top