Ketua PKB Disebut Khianati Partai – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Muna Raya

Ketua PKB Disebut Khianati Partai

Sahrul

LAWORO – Pengurus dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muna Barat mendesak Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sultra mengevaluasi loyalitas Pelaksana Ketua DPC PKB Muna Barat, La Ode Amin, dalam Pilkada Muna Barat. Sikap Amin saat Pilkada Muna Barat, memberikan dukungan yang berbeda dengan usungan DPP PKB.

“Sikap politik La Ode Amin selaku Ketua DPC PKB di Pilkada Muna Barat berseberangan dengan perintah DPP PKB. Bahkan terang-terangan mempertontonkan sikap tidak loyal dan sangat merugikan partai,” kata Sahrul, salah satu pengurus PKB Muna Barat, Selasa (7/3).

Sahrul menyesalkan langkah politik anggota DPRD Muna Barat tersebut, karena terang-terangan mendukung pasangan calon LM Ihsan Taufik Ridwan-La Nika yang tidak diusung oleh PKB. Sementara PKB merekomendasikan pasangan LM Rajiun Ilaihi Tumada-Achmad Lamani. “Proses politik memang sudah berakhir. Tetapi sikap politik Ketua PKB saat Pilkada adalah bentuk penghianatan terhadap partai. Ini harus disikapi serius oleh DPW dan DPP,” tegas Sharul.

Menurut Bendahara PKB Muna Barat ini, jika DPW dan DPP PKB membiarkan ini, maka akan menjadi ancaman serius bagi masa depan PKB Muna Barat. Sebab, PKB bukan partai besar di Muna Barat, karena kader-kadernya krisis kredibilitas baik dari pasangan calon yang memenangkan Pilkada, maupun masyarakat. “Dia (Amin,red) tidak layak memimpin PKB Muna Barat,” sebut Sahrul.

Gara-gara mendukung Ihsan-La Nika saat Pilkada, menurut Sahrul banyak kader dan simpatisan PKB yang mengancam meninggalkan partai. Jika tidak disikapi oleh DPW dan DPP maka PKB akan semakin tergerus di Muna Barat. “Sikap Ketua PKB Muna Barat ini sebenarnya bentuk ketidakpatuhan terhadap perintah partai. Baik DPW maupun DPP,” kata Sahrul.

Sahrul bilang, Ketua DPW PKB sudah menegur Ketua PKB Mubar soal perbedaan dukungan itu. Namun, diam-diam ketua PKB, mengarahkan keluarganya dan orang-orang dekatnya mendukung Ihsan-La Nika. Selain itu, bentuk ketidakpatuhan lain, Ketua PKB ini tidak pernah mendampingi Rajiun-Achmad Lamani saat kampanye, termasuk rapat-rapat penting dalam koalisi partai. ” Semua ada buktinya, dan kami akan melaporkannya secara resmi ke DPP PKB,” tutupnya. (rs)

Click to comment
To Top