RSUD Muna Segera Pindah Gedung Baru – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Muna Raya

RSUD Muna Segera Pindah Gedung Baru

RAHA – Bupati Muna, LM Rusman Emba, ST terus mendorong manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna untuk pindah dari gedung lama ke gedung baru di Jl Akhmad Yani Raha. Rabu (11/1), LM Rusman Emba bersama Kepala Dinas Kesehatan, La Ode Rimba Sua dan Direktur RSUD Muna, dr Tutut Purwanto, menggelar tatap muka dengan manajemen RSUD Muna,  dokter dan perawat di salah satu ruangan RSUD Muna yang baru.

Suasana tatap muka antara Bupati Muna dan Manajemen RSUD Muna membahas kesiapan pemindahan ke gedung baru RSUD.

Suasana tatap muka antara Bupati Muna dan Manajemen RSUD Muna membahas kesiapan pemindahan ke gedung baru RSUD.

Rusman Emba meminta agar aktifitas manajemen RSUD Muna segera dipindahkan ke RSUD modern dalam waktu singkat. Untuk mengawali aktifitas di rumah sakit tersebut, mantan Ketua DPRD Sultra ini menginstruksikan agar pagar pembatas di depan rumah sakit segera dicabut.

Tujuannya agar masyarakat yang melirik punya keyakinan bahwa Rumah Sakit telah resmi dioperasikan walau hanya beberapa bilik ruangan saja.  Ia juga meminta agar instansi terkait segera mempersiapkan acara pengresmian rumah sakit dalam waktu dekat ini.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kab Muna, La Ode Rimba Sua menegaskan jajarannya untuk bahu membahu menyukseskan kegiatan ini, karena dimata masyarakat, image tentang gedung dan pelayanan di RSUD Muna sangat buruk. Olehnya itu bangunan baru RSUD ini akan mengubah image masyarakat tentang eksistensi RSUD Muna. Kepindahan ke gedung baru ini kata Rimbasua, akan dibarengi dengan perubahan paradigma pelayanan kepada pasien.

Hadirnya bangunan ini kata dia,  punya peran yang cukup signifikan dalam hal perwajahan Kota Raha, pasca diresmikannya penggunaan Mesjid Al Markaz Al Islami Al Munajat pada akhir Desember 2016 lalu. “Wajah Kota Raha sudah menunjukkan banyak perubahan ketika Mesjid Al Markaz Al Islami Al Munajat diresmikan. Ditambah dengan bangunan rumah sakit, maka akan menambah estetika perwajahan Kota Raha,”ucap Rimba.

Namun kata dia, beberapa hal butuh pembenahan didalamnya. Diantaranya adalah situasi keamanan ditempat tersebut. Penjagaan malam menurutnya perlu dilakukan mengingat beberapa perlengkapan Rumah Sakit sudah duduk dalam gedung.

Sementara itu Dirut RSUD Raha dr Tutut Purwanto menyampaikan bahwa pengoperasian gedung ini tidak secara keseluruhan. Sebagai aktifitas perdana, pihak manajemen yang mengisi ruangan lebih awal. Kemudian disusul dengan fasilitas pendukung lainnya. Pemindahan merupakan buah dari konsekuensi rumah sakit lama yang sudah tidak layak pakai.

Namun ada beberapa yang hal yang perlu dilengkapi, yakni persoalan infrastruktur pendudukung. Diantaranya sambungam energi listrik yang belum sempurna. Disusul pembenahan septi tank yang butuh perhatian. Namun untuk pengolahan limbah (IPAL),  Tutut menjamin sudah dapat difungsikan pemakaiannya. Ia berharap proses pengoperasian ini bisa berjalan dengan demi kemaslahatan masyarakat. (sra/alp)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top