Rakyat Sultra

Muna Raya

Pemkab Target PAD Rp10 M

LAWORO – Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Muna Barat optimis bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2017 ini. Jika di 2016, PAD Mubar hanya sekitar Rp6 miliar lebih, tahun 2017 ini, BPPKAD menargetkan sebesar Rp10 M.

Zakarudin Saga

Zakarudin Saga

Kepala BPPKAD Mubar, Zakarudin Saga mengatakan, rendahnya PAD di 2016 karena belum ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang pemungutan pajak maupun retribusi.

“Tidak maksimal karena kita masih setengah hati dalam mengelola itu. Perdanya tidak ada. Kita masih menggunakan perda Kabupaten Muna yang didampingi Peraturan Bupati,” jelas Zakarudin.

Untuk 2016, kata dia PAD Mubar hanya bersumber dari jasa giro, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)  dan pajak penerangan jalan. “Yang lainya juga kita lakukan tetapi tidak maksimal, karena tidak ada Perda yang mengatur. Akan menjadi polemik nanti kalau tidak ada perda. Pendapatan bisa saja sah tetapi tidak resmi,” ujarnya.

Meski demikian, Zakarudin optimis di 2017 ini, PAD mubar bisa mencapai target. “Kita yakin, karena pajak rumah makan yang saat ini sedang kita data, pajak reklame 2017 semua sudah bisa kita lakukan. Untuk Perdanya juga sudah masuk dalam prolegda sehingga ada aturan yang mengatur dan teman-teman di lapangan tidak lagi ragu untuk bekerja,” jelasnya. (p1/b/aji)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

To Top