Lahan Sawit Milik PT Sari Terbakar – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

Kolaka Raya

Lahan Sawit Milik PT Sari Terbakar

TIRAWUTA – Lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Sari Asri Rezeki Indonesia dilalap si jago merah, Sabtu (7/1). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 wita yang berada di Desa Talodo dusun Mahira  Kecamatan Laloae Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

 Api membakar hampir seluruh area lahan sawit milik PT Sari di Kolaka Timur, Sabtu (7/1).


Api membakar hampir seluruh area lahan sawit milik PT Sari di Kolaka Timur, Sabtu (7/1).

Api yang diduga berasal dari salah satu area lahan yang dibuka oleh warga untuk perkebunan tersebut meluas dengan cepat dan menyebar ke areal lahan perkebunan kepala sawit.

Humas PT Sari Asri Rezeki Indonesia, Saiful mengungkapkan kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 Wita yang berasal dari pembukaan lahan baru.
“Api berasal dari lahan yang baru dibuka sehingga merambat kelahan diarea lahan perkebunan perusahaan. Hingga saat ini di perkirakan sekitar 100 hektar  luas areal perkebunan terlalap api,” bebernya.

Selain itu, kendaraan pemadam kebakaran baru satu unit yang diterjunkan ke lokasi. Lebih lanjut dirinya mengatakan saat ini perusahaan berupaya semaksimal mungkin memadamkan api.

“Api cepat menyebar, saat ini ada dua titik yang berusaha dipadamkan yakni desa Lolosingi dan desa talodo kecamatan Lalolae dan desa Lamunde kecamatan Tinondo,” bebernya.

Sementara itu, Danramil kecamatan Mowewe, saat ditempat kejadian mengatakan pihaknya masih berusaha memadamkan api semaksimal mungkin. “Saat terdengar ada kebakaran lahan kami langsung ke lokasi guna memadamkan api, kami berusaha memandamkan api meskipun secara manual dan penyebab kebakaran saat ini masih kami selidiki,”tutupnya.

Selain itu, Kadis BPBD Koltim, Makmur Watukila menuturkan penanganan kebakaran yang terjadi di dua desa  tersebut terus diupayakan hingga Minggu (8/1) pukul 16.00.

Selain itu, dirinya menuturkan titik api berpotensi menyebar hingga kepemukiman warga. “Yang kita hindari ini, jangan sampai api menyebar hingga ke rumah warga. Saat ini, kita sedang berusaha memutus titik api yang berpotensi merambat kepemukiman,” ujar Makmur yang dikonfirmasi melalui telpon selular.

Dirinya juga menambahkan saat ini tidak ada korban jiwa namun api masih terus meluas karena pihak pemadam kesulitan memadamkan api yang disertai angin Koltim kencang dan merupakan lahan gambut. “Tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan kerugian lahan sawit mencapai ratusan juta rupiah,” imbuhnya.

Hingga kemarin, lahan masih terbakar dan dikhawatirkan mendekati pemukiman warga, sebab lokasinya tak jauh dari pemukiman. (hrs)

Click to comment
To Top