Bank Sultra Siap Tanam Singkong Gajah se-Kab Konsel – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Probiz

Bank Sultra Siap Tanam Singkong Gajah se-Kab Konsel

KENDARI – Berkontribusi meningkatkan perekonomian masyarakat Sultra merupakan hal yang terus dilakukan Bank Sultra selaku bank milik pemerintah.

Salah satunya dengan menggalakan penanaman singkong gajah dan Kabupaten Konawe Selatan Kecamatan Sabulakoa menjadi pilot dari penanaman singkong gajah seluas 50 hektar.

Bank Sultra Siap Tanam Singkong Gajah se-Kab Konsel

Bank Sultra Siap Tanam Singkong Gajah se-Kab Konsel

Menurut Direktur Utama Bank Sultra, Khaerul K Raden, saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini mengatakan jika serapan pasar singkong gajah sesuai harapan maka pihaknya akan melakukan penanaman singkong gajah di seluruh wilayah Kabupaten Konsel dengan memanfaatkan lahan tidur milik masyarakat.

“Sekarang kita sedang tunggu masa panennya, mungkin februari ini sudah panen. Panen pertama ini yang akan menjadi patokan kita untuk melihat serapan pasarnya seperti apa. Sementara ini yang bermitra dalam hal pemasaran adalah Sido Muncul, komitmen itu yang kita mau lihat kalau misalnya nanti sesuai seperti yang dijanjikan semula, maka singkong gajah akan kita luaskan penanamannya menjadi seluruh kabupaten,” jelasnya.

Pihaknya juga memiliki ancang-ancang untuk menggalakan penanaman singkong gajah di kabupaten lain, namun pihaknya kembali akan melihat dulu serapan pasarnya setelah panen di bulan Februari tahun ini dengan Sido Muncul sebagai pihak yang membeli dengan target harga paling rendah Rp 700 perkilogram basah.

Bank Sultra sendiri selaku penyedia modal maupun investasi, mulai dari pembukaan lahan, penyediaan bibit, pupuk dan menyediakan pasar. “Karena banyak pengalaman sebelumnya, produksi bagus tapi tidak ada pasarnya dan itu akan rusak juga. Jadi sekarang sistemnya kita balik, kita cari apa yang dibutuhkan pasar yang kemudian kita tawarkan ke petani harus seperti ini, mau tidak dan hitungan bisnisnya seperti ini,” ujarnya membeberkan strategi yang dilakukan untuk meningkatkan taraf hidup petani.

Dengan memberikan modal kepada masyarakat sebesar Rp 25 juta setiap hektarnya, Bank Sultra berharap kedepannya bukan lagi petani atau masyarakat yang meminjam uang kepada bank Sultra. Sebaliknya, masyarakat mulai menabung di Bank Sultra.

“Untuk pengembaliannya sendiri kami tidak serta merta langsung menagih setiap bulannya, tetapi kami menunggu masa panen singkong gajah selama 10 bulan sejak masa tanam. Ketika hasilnya ada baru mulai pengembalian,” tandasnya. (hrs)

Click to comment
To Top