Seluruh Kapus di Konut Berganti – Rakyat Sultra

Rakyat Sultra

ridwan bae ggd"
Konawe Raya

Seluruh Kapus di Konut Berganti

WANGGUDU – Pelantikan pejabat eselon kembali dilakukan oleh bupati Konawe Utara, H Ruksamin. Kali ini giliran pengukuhan pejabat fungsional dan struktural Puskesmas di Konawe Utara.

Semua pejabat kepala puskesmas berganti dengan pejabat yang baru. Sementara kepala puskesmas yang lama diparkir alias di nonjob ke staf Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat.

berita-hadi-konut

Proses pelantikan pejabat yang dilakukan bupati Konawe Utara.

Pengukuhan yang dilaksanakan di Aula Konasara, Jumat (6/1). Diikuti oleh banyak pihak. Diantaranya Ketua DPRD, Konut, Sekda Konut, Wakil Ketua DPRD, Kapolsek Asera, Kompol Muhammad Basir, kepala SKPD dan unsur ASN.

Sebelum mengikuti pengukuhan, para pejabat yang baru ini mengikuti tes baca Alqur’an. Para pejabat baru dibagi empat kelompok dan langsung dites masing-masing oleh Wakil bupati, Raup, Ketua DPRD, Sekda dan Wakil Ketua DPRD, Sudiro.

Ruksamin usai mengukuhkan mengatakan, jika pelantikan merupakan hal yang biasa dalam tubuh birokrasi. Sementara yang belum diminta bersabar karena masih ada kesempatan.

“Dunia belum kiamat, masih ada waktu dan kesempatan. Kalian bekerja saja dengan baik,” ucap Ruksamin.

Menurutnya, pengangkatan pejabat baru berbeda dengan sebelumnya. Jabatan yang diemban ini hanya merupakan tugas tambahan. Sehingga dirinya memberikan mereka waktu enam bulan untuk membuktikan diri.

“Jabatan ini adalah tugas tambahan sehingga bisa sekali waktu ditarik. Namun kita beri waktu enam bulan dan kita akan evaluasi kembali,” katanya.

Ruksamin menitipkan pesan yang juga merupakan kode keras agar pelayanan dilaksanakan dengan optimal. Dirinya tidak ingin mendengar ada masalah dan kabar buruk dari pelayanan kepada pasien.

Meski, dalam keadaan yang bagaimanapun, staf puskesmas harus memberikan pelayanan yang prima kepada pasien. Jangan ada yang bermuka masam dan mengkerut.

“Ingat, kalian adalah perpanjangan tangan tuhan. Kalianlah yang menyambut kelahiran manusia hingga menanganinya sampai meninggal. Harus iklas dalam melaksanakan semua itu, sehingga apa yang dilakukan terhitung ibada,” pesannya. (hdi/ian)

Click to comment
To Top