Sultra Raya

Evaluasi APBD Perubahan Belum Rampung

KENDARI, RSONLINE – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) rupanya hingga kini belum menyerahkan hasil evaluasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBDP) Provinsi Sultra tahun 2016.

Padahal, dokumen penetapan APBD perubahan 2016 ditetapkan sejak minggu kedua Oktober lalu. Hingga kini Pemprov Sultra masih menunggu hasil evaluasinya. Demikian diakui Sekda Provinsi Sultra Lukman Abunawas, Rabu (2/11) di kantornya.

Lukman Abunawas

Lukman Abunawas

Pihaknya tetap konsen pada program kerja yang sudah ditetapkan sebagaimana yang tercantum dalam dokumen APBD, maupun dilanjutkan dalam APBD perubahan.

Meskipun hingga saat ini, evaluasi APBD perubahan belum diterimanya. “Sudah selesai ditetapkan, tetapi kita masih tunggu hasil evaluasinya dulu dari Kemendagri. Karena ini bersamaan, makanya belu kita tau kapan bisa selesai,” kata jendral pegawai ini.

Tetapi mantan Bupati Konawe dua periode ini memperkirakan minggu ke dua November, evaluasi APBD perubahan dipastikan sudah diserahkan ke Pemprov Sultra. Meskipun, diriinya belum mengetahui pasati berapa besaran anggaran yang dikurangi atau dialihkan ke program perencanaan lainnya.

Hanya saja, apa yang telah ditetapkna bersama DPRD Sultra, dia yakin tidak terlalu banyak program ataupun perencanaan anggaran yang dihapus oleh tim evaluasi Kemendagri.

“Kita belum tau pasti berapa banyak yang dicoret. Tapi biasanya, kalau perubahan anggaran hanya bergeser saja, dari anggaran yang tidak prioritas diperuntukan ke yang prioritas,” tuturnya.

Diketahui dalam penetapan APBD, Pemprov dan DPRD Sultra menyepakati, pendapatan 2016 turun dibandingkan 2015 sebanyak Rp 2,6 triliun turun sekitar Rp 167 miliar. Total pendapatan setelah perubahan Rp 2,4 triliun.

Untuk belanja, diperkirakan mengalami penambahan dibandingkan sebelumnya. Yakni, belanja sekitar Rp 2,7 triliun bertambah Rp 54 miliar. Jumlah belanja setelah perubahan, menjadi Rp 2,8 triliun. Defisit kurang lebih sebesar Rp 349 miliar.

Penerimaan, semula Rp 232 miliar. Bertambah Rp 218 miliar. Jumlah penerimaan setelah perubahan Rp 480 miliar. Pengeluaran, semula Rp 104 miliar dan berkurang sekitar Rp 3,2 miliar. Jumlah pengeluaran setelah perubahan sekitar Rp 101 miliar.

Dari hasil paripurna ini juga dipastikan APBD 2016 tanpa ada sisa lebih penggunaan anggaran atau SILPA. (r3/b/put)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Rakyat Sultra dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.




©2016 Rakyat Sultra by Fajar.co.id

To Top