Headline

Banyak Eselon II Setprov Masih ‘Terparkir’

NUR ALAM

NUR ALAM

KENDARI – Gubernur Sultra Nur Alam mengaku tidak bermaksud bersikap subjektif dalam menempatkan beberapa jajaran pejabat eselon II tingkat Provinsi Sultra, menduduki jabatan memimpin SKPD.

Sementara banyak pejabat setingkat eselon II yang tidak mendapatkan posisi, seperti pejabat lainnya pimpinan SKPD.

Setidaknya ada sekitar 40 pejabat setingkat eselon II memiliki golongan IVb hingga IVc, masih ‘terparkir’ di Sekretariat Provinsi tanpa posisi.

Tetapi mantan Wakil Ketua DPRD Sultra ini mengingatkan, masa kepemimpinannya masih sekitar 2 setengah tahun lagi, sehingga tidak menutup kemungkinan dirinya akan melakukan pergeseran jajarannya, baik yang sedang maupun tidak menduduki posisi.

Disisi lain katanya, dirinya merasa bersalah, karena memang mereka itu memiliki peluang yang sama dengan pimpinan SKPD yang saat ini ditempatkan olehnya.

“Makanya dalam waktu dekat saya akan mengumpulkan mereka semua,” katanya.

Dirinya tidak ingin hasil pergeseran, roliing dan ,mutasi pejabat yang setiap saat dilakukannya, menjadi penghambat program-program pemerintahan yang selama ini direncanakan. Hal ini diungkapkan usai pelantikan lima pejabat eselon II lingkup Pemprov Sultra, Senin (28/9).

“Semua kebijakan seorang pemimpin tentu memiliki hak subjektifitas dalam menempatkan siapa dia maksud, dan dimana seharusnya ditempatkan. Akan tetapi semuanya memiliki maksud dan tujuan tertentu dalam kebijakan tersebut,” ujarnya.

Dikatakan Nur Alam, memang ada pejabat eselon II dijajaran Pemprov Sultra yang menduduki jabatan lama, dan ada pula yang hanya sekejab. Namun, bukan berarti yang lama itu dipertahankan.

“Olehnya itu, siapapun dan ditempatkan dimanapun haruslah bekerja dengan baik. Jangan pilih-pilih jabatan antara jabatan yang basah dan yang kering. Terpenting bekerjalah dengan baik,” ucapnya mengingatkan. (cr3/b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Rumah Makan Union Kendari
To Top